Alasan Marshel Widianto Batal Maju Cawalkot Tangsel, Berawal Riza Patria Mundur, Merasa Diselamatkan
ninda iswara August 22, 2026 11:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Komedian Marshel Widianto kembali mengungkap cerita di balik rencana pencalonannya sebagai wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel). Meski sempat mendapat tawaran untuk terjun ke politik praktis, Marshel menegaskan dirinya sebenarnya tidak memiliki cita-cita menduduki jabatan publik.

Marshel mengatakan, keputusan untuk maju saat itu muncul setelah dirinya mendapat tawaran dari partai politik. Ia dipasangkan dengan Riza Patria yang dinilainya memiliki pengalaman dan kemampuan dalam pemerintahan.

Marshel Sempat Pede Maju di Pilkada Tangsel

Dalam perbincangan tersebut, Marshel menjelaskan alasan dirinya memilih Tangerang Selatan sebagai wilayah pencalonan.

Ia menyebut sempat mempertimbangkan berbagai hal sebelum akhirnya menerima tawaran tersebut. Salah satunya karena adanya Riza Patria sebagai pasangan dalam pencalonan.

"Kalau kan walikotanya kan memang kota madya ditunjuk oleh langsung oleh gubernur tidak ada pemilihan di situ," ujar Marshel saat menjelaskan alasan dirinya tidak maju di wilayah lain.

Marshel mengaku semakin percaya diri karena sudah memiliki gambaran mengenai pembagian tugas jika dirinya benar-benar terpilih. Menurut dia, posisi wakil kepala daerah dapat menjadi ruang untuk turun langsung melihat persoalan masyarakat sebelum menyampaikannya kepada wali kota.

"Pembagian tugasnya adalah aku cari belanja masalah di bawah nanti kalau masalahnya seperti apa," kata Marshel, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube NOTASLIMBOY TV.

Ia merasa pengalaman hidupnya sebagai seseorang yang pernah berada dalam kondisi sulit dapat menjadi modal untuk memahami persoalan masyarakat secara lebih dekat.

"Aku orang yang susah dan miskin dan pernah mengalami apa yang dialami oleh teman-teman," ujarnya.

Baca juga: Kondisi Marshel Widianto Sempat Drop, Alami 3 Kondisi Serius Sampai Cesen Nangis: Gue Hampir Lewat

Pencalonan Batal Setelah Riza Patria Mundur

Rencana Marshel maju dalam Pilkada Tangsel akhirnya tidak berlanjut setelah Riza Patria memutuskan mundur dari pencalonan.

Marshel mengaku mendapatkan penjelasan mengenai alasan pengunduran diri tersebut. Namun, ia tidak bisa mengungkapkannya kepada publik karena alasan kerahasiaan.

"Alasan mundurnya ada beberapa hal yang memang akhirnya beliau harus mundur tapi konfidensial sih Om kalau untuk diceritain," kata Marshel.

Setelah Riza mundur, Marshel pun memilih mengikuti keputusan tersebut. Ia menilai pencalonan keduanya memang saling berkaitan sehingga tidak mungkin dirinya melanjutkan langkah politik seorang diri.

Padahal, Marshel mengaku sudah mulai membuat sejumlah konten yang berkaitan dengan pencalonannya di Tangsel. Ia bahkan sempat bercanda mengenai rencana tersebut dengan menyebut dirinya sudah mempersiapkan berbagai hal untuk terjun ke dunia politik.

Namun, rencana itu akhirnya berhenti sebelum benar-benar masuk ke arena pertarungan politik.

Marshel Merasa Pembatalan Pencalonan Justru Menyelamatkannya

Meski sempat kecewa, Marshel kini melihat batalnya pencalonan tersebut dari sudut pandang berbeda.

Ia justru merasa keputusan tersebut membawa sisi positif dalam kehidupannya. Marshel bahkan menyebut dirinya merasa seperti diselamatkan dari sesuatu yang mungkin belum siap dihadapinya.

"Enggak aman Om, yang menyelamatkanku," ujar Marshel sambil bergurau.

Ketika ditanya apakah dirinya merasa bersyukur karena gagal maju dalam pencalonan, Marshel mengakui ada sisi baik yang kini bisa ia lihat.

"Ada sisi baiknya. Iya. Itu ada, ada bersyukurnya di sana sih," katanya.

Marshel juga mengaitkan pengalaman tersebut dengan keyakinannya bahwa manusia tidak selalu mengetahui rencana terbaik yang akan terjadi dalam hidup. Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa tidak semua hal yang terlihat sebagai kegagalan pada awalnya benar-benar merupakan sesuatu yang buruk.

Marshel Widianto (Tribun Jakarta)

Akui Sempat Jatuh karena Kesalahan Karier

Di luar cerita politik, Marshel juga terbuka mengenai perjalanan kariernya di industri hiburan.

Ia mengakui pernah mengalami masa ketika kariernya menurun. Menurut Marshel, kondisi tersebut tidak sepenuhnya disebabkan oleh faktor eksternal, melainkan juga karena kesalahan yang ia lakukan sendiri.

"Ya, kalau sempat jatuh sempat kalau secara karir ya," kata Marshel.

Ia mengakui sempat mengalami masalah dalam mengatur waktu. Banyak janji profesional yang dibuatnya pada akhirnya bertabrakan sehingga harus dibatalkan.

"Karena memang kesalahanku sendiri. Banyak mismanage time gitu ya. Banyak janji sama orang sampai akhirnya tabrak dan batal," ujarnya.

Pengalaman tersebut membuat Marshel menyadari pentingnya memperbaiki sikap dan membangun kembali fondasi dirinya sebelum mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Ia juga berusaha memperbaiki hubungan profesional dengan orang-orang di industri hiburan agar kesalahan serupa tidak kembali terjadi.

Tetap Memilih Dunia Stand Up Comedy

Meskipun pernah masuk ke pusaran politik dan menjadi bagian dari tim sukses Prabowo-Gibran, Marshel menegaskan bahwa dirinya tetap seorang komedian.

Politik, menurut Marshel, bukan tujuan utama dalam perjalanan hidupnya. Ia lebih ingin kembali mengembangkan karier di dunia stand up comedy yang sejak awal telah membesarkan namanya.

Sebelum dikenal sebagai komedian, Marshel juga pernah menjalani pekerjaan sebagai kurir. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan hidupnya sebelum akhirnya berhasil menembus industri hiburan.

Kini, ia ingin kembali menempatkan dunia komedi sebagai fokus utama.

"Kalau aku pribadi tetap semangat sebenarnya dan jangan sampai program-program yang bagus dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujar Marshel.

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.