Lepas dari Uya Kuya, Ciripa Buka Salon tapi Tutup Setelah Nikah, Sempat Tak Direstui Keluarga Istri
ninda iswara August 22, 2026 11:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Ciripa selama ini dikenal sebagai sosok pria dengan rambut warna-warni yang kerap terlihat mendampingi presenter Uya Kuya di berbagai program televisi. Penampilannya yang mencolok membuat Ciripa mudah dikenali publik, terutama saat tampil di layar kaca bersama Uya Kuya.

Namun, di balik gaya nyentrik tersebut, Ciripa ternyata memiliki kisah hidup yang penuh perjuangan dan tidak selalu berjalan mudah. Pria yang memiliki nama asli Suwiknyo itu diketahui berasal dari Purwodadi dan sejak usia muda telah menyimpan keinginan untuk mengubah kehidupan keluarganya.

Tekad tersebut kemudian mendorong Ciripa untuk mencoba berbagai pekerjaan demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Seiring berjalannya waktu, ia tidak hanya berkecimpung di satu bidang, tetapi menjajal beragam profesi dengan pengalaman yang terus bertambah.

Ciripa tercatat pernah menjalani pekerjaan sebagai pengusaha, penata rias, pembawa acara hingga terlibat dalam industri hiburan.

Baca juga: Kisah Ciripa jadi Asisten Uya Kuya, Merantau ke Jakarta Modal Rp 7000, Buruh Bangunan Beralih ke MUA

Pertemuannya dengan Uya Kuya

Karier Ciripa di televisi semakin berkembang ketika ia mulai terlibat dalam berbagai produksi. Ia kemudian bekerja sebagai kru dan membantu Uya Kuya dalam sejumlah program.

Pada masa tersebut, nama Ciripa belum dikenal publik. Ia masih dipanggil dengan nama lamanya. Nama "Ciripa" justru muncul dari sebuah momen spontan ketika dirinya ikut tampil dalam sebuah program.

Saat syuting, Ciripa memiliki ide untuk menampilkan penampilan yang berbeda dengan rambut warna-warni serta berbagai atribut unik.

Adegan yang awalnya tidak direncanakan tersebut ternyata tetap masuk dalam hasil tayangan. Dari situlah sosok Ciripa mulai mendapatkan identitas yang kemudian melekat hingga sekarang.

Setelah namanya melejit, sosok Ciripa justru menghilang dari dunia hiburan. Ia tak lagi tampil bersama Uya Kuya karena memiliki jalan karirnya sendiri.

Ciripa membuka bisnis salon hingga mengambil job sebagai MC di sejumlah acara.

Memilih Menutup Salon Setelah Menikah

Di tengah kesibukannya di dunia hiburan, Ciripa juga sempat mengelola bisnis salon.

Namun, setelah menikah, salon tersebut akhirnya ditutup.

Ciripa memilih menyerahkan usaha tersebut dan tidak membawa perlengkapan salon yang sebelumnya telah ia bangun dari nol.

Keputusan itu menjadi bagian lain dari perjalanan hidupnya yang terus berubah mengikuti keadaan.

Meski salon telah ditutup, keterampilan tata rias dan rambut tetap menjadi bagian penting dari perjalanan karier Ciripa.

Menikah Hampir Usia 40 Tahun

Dalam urusan pribadi, Ciripa mengaku baru memikirkan pernikahan secara serius ketika usianya mendekati 40 tahun.

Sebelumnya, ia lebih banyak berkonsentrasi mengumpulkan aset dan mempersiapkan kehidupan.

Ia memiliki keinginan untuk mempunyai rumah, tanah, dan pekerjaan yang mapan sebelum menikah.

Ibunya pun beberapa kali menanyakan kapan dirinya akan menikah.

"Ibuku selalu memaksa menanyakan aku 'mbok wis tua kapan kawin?' Eh ibu percaya saya pasti akan nikah sana. Ah ibu enggak usah dengerin apa kata orang saya ABC. Seandainya iya yadengerin saja. Ben kan mau bicara ABC dan Z yang penting aku pasti akan menikah," kata Ciripa meyakinkan ibunya.

Ciripa mengaku kala itu memilih pasangan yang merupakan anak yatim. Bukan tanpa alasan, Ciripa ternyata memiliki maksud tersendiri.

"Terus aku mau anak yatim dan perempuan sederhana itu anaknya orang mampu. Saya enggak mau. Kenapa kamu penginnya anak yatim? Itu tadi karena saya saya ini kan sudah dewasa. Saya kan sudah umur saya sudah umur bukan apik. Jadi kalau kalau saya nikah dengan anak yatim, anak yatim itu perlu kasih sayang. Nah, tempat perlindungan aku tuh saya pas untuk di situ gitu loh. Dan kalau dia anak enggak anak yatim, nanti ketika dia bermasalah dengan saya, dia ngadu sama papanya, papanya yang maju nanti," paparnya.

Hingga akhirnya, Ciripa mendapatkan pasangan dan menjalani proses panjang sebelum akhirnya menikah.

Perjalanannya mendapatkan pasangan juga tidak mudah. Ia mengaku sempat menghadapi penolakan dari keluarga calon istrinya.

Kini, perjuangan tersebut telah berbuah keluarga. Ciripa dan istrinya telah memiliki empat orang anak.

Ciripa mantan asisten Uya Kuya
Ciripa mantan asisten Uya Kuya (Instagram)

Jual Tanah untuk Umrahkan Orang Tua

Salah satu bagian paling emosional dari perjalanan hidup Ciripa adalah ketika ia membicarakan kedua orang tuanya.

Setelah memiliki penghasilan dan aset, Ciripa memilih menjual salah satu tanah yang dimilikinya untuk membiayai keberangkatan kedua orang tuanya ke Tanah Suci.

Keputusan itu diambil karena ia takut terlambat membahagiakan orang tua.

Baginya, keberhasilan bukan hanya tentang memiliki uang, rumah atau kendaraan, tetapi juga tentang bisa membalas perjuangan orang tua.

Ciripa mengaku bersyukur karena masih sempat mengumrohkan kedua orang tuanya sebelum mereka meninggal dunia.

Ia juga menyimpan kenangan terakhir bersama sang ayah, termasuk doa yang diberikan ketika dirinya hendak pulang bersama istrinya.

Kenangan tersebut bahkan membuat sebuah kendaraan memiliki nilai emosional tersendiri bagi Ciripa karena pernah didoakan oleh sang ayah.

Tak Pernah Gengsi Menjalani Pekerjaan

Jika melihat kehidupan Ciripa saat ini, sulit membayangkan bahwa ia pernah tidur di kolong jembatan dan bekerja sebagai buruh bangunan.

Namun, justru pengalaman itulah yang membentuk prinsip hidupnya.

Ciripa tidak ingin memilih-milih pekerjaan selama pekerjaan tersebut halal dan bisa dilakukan untuk bertahan hidup.

Ia pernah bekerja di proyek, mencuci pakaian pekerja, membantu di salon, menjadi penata rias, kru televisi hingga akhirnya dikenal sebagai sosok dengan karakter unik di layar kaca.

Pengalaman bekerja di ketinggian dan menghadapi risiko di proyek membuat pekerjaan yang dijalaninya sekarang terasa jauh lebih ringan.

Ia bahkan mengatakan pekerjaan rias maupun lembur dalam waktu panjang tidak seberapa dibandingkan pengalaman memasang besi di ketinggian.

Dari seorang perantau yang datang ke Jakarta dengan uang seadanya, Ciripa perlahan membangun kehidupannya sendiri.

Kisahnya menjadi gambaran bahwa perjalanan menuju keberhasilan tidak selalu berlangsung mulus.

Bagi Ciripa, kemauan untuk bekerja, keberanian mengambil kesempatan dan kesediaan menjalani pekerjaan apa pun menjadi modal penting untuk mengubah nasib.

Kini, sosok yang dulu dikenal lewat rambut warna-warni di samping Uya Kuya itu telah menjalani kehidupan yang jauh berbeda: menjadi pengusaha, menikah dan membesarkan empat anak, setelah melewati perjalanan panjang dari keterbatasan menuju kehidupan yang lebih mapan.

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.