Lomba Kupas Bawang Merah di Sedan Sleman: Bikin Mata Perih, tapi Warga Makin Guyup
Hari Susmayanti August 22, 2026 01:14 PM

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Indonesia di RT 06/RW 34, Dusun Sedan, Kalurahan Sariharjo, Ngaglik, Kabupaten Sleman diwarnai penuh keseruan. 

Panitia menggelar empat jenis lomba di area gardu pos ronda dusun setempat, pada Jumat (21/08/2026) malam, namun lomba kupas bawang merah justru yang paling mencuri perhatian.

Sebab selain membuat mata perih, lomba unik yang diikuti para bapak-bapak ini sukses mengundang gelak tawa. 

Panitia Lomba, Baharuddin Kamba mengatakan, lomba kupas bawang merah ini diikuti 20 peserta yang didominasi oleh bapak-bapak. 

Aturan lomba ini menguji kecepatan, ketelitian, serta kreativitas peserta dalam mengupas kulit bawang merah secepat dan serapi mungkin tanpa merusak dagingnya. Meski terlihat sederhana, praktiknya tidak semudah yang dibayangkan. 

Uap tajam dari bawang merah yang dikupas sukses membuat para peserta kewalahan. 

"Ada satu orang peserta yang semalem gak sampai selesai karena perih ya. Kalau lainnya bisa sampai selesai semua," kata Kamba, Sabtu. 

Terkait dipilihnya lomba unik ini, Kamba menjelaskan, bahwa ide tersebut muncul setelah sempat ramainya perbincangan publik mengenai topik kupas bawang merah. Kendati demikian, panitia menegaskan bahwa kegiatan ini murni diadaptasi untuk mempererat kebersamaan antar warga bukan untuk menyindir siapapun. 

Baca juga: Penjelasan BMKG Soal Suara Dentuman Keras Saat Gempa Guncang DIY

Apalagi sejak tahun-tahun sebelumnya di beberapa daerah juga sudah menggelar lomba serupa. 

"Lomba kupas bawang ini bukan soal seberapa banyak upahnya, karena tidak ada upah. Ini murni sebagai bentuk keguyuban dan sarana silaturahmi antarwarga," katanya. 

Salah satu peserta, Hendra Irawan (35) tidak sanggup merampungkan lombanya akibat rasa perih tersebut. 

Namun, hal itu justru menjadi hiburan tersendiri bagi warga yang hadir.

Hal senada juga disampaikan oleh peserta lainnya, Heru Santosa. 

Menurutnya, kalah atau menang dalam lomba kupas bawang ini sama sekali bukan tujuan utama.

"Bukan soal kalah menang, tetapi keguyuban, kekompakan, serta silaturahmi antarwarga itu menjadi hal yang paling penting," ucap dia. 

Hadiah Sembako

Setelah melewati babak penyisihan hingga final yang cukup ketat,  panitia akhirnya menentukan tiga pemenang utama lomba kupas bawang merah.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah menarik berupa paket sembako. Juara 1 senilai Rp 100.000. Disusul juara 2: Rp 75.000 dan juara 3: Rp 50.000. 

Selain fokus pada keseruan kupas bawang merah, malam peringatan kemerdekaan tersebut juga dimeriahkan oleh tiga perlombaan pendukung lainnya, yakni menggiring balon pakai terong, memasukkan bolpoin ke dalam botol, dan lomba konsentrasi warna. 

Rangkaian perayaan kemerdekaan di RT 06 Dusun Sedan ini nantinya akan ditutup dengan agenda jalan sehat bersama pada tanggal 23 Agustus 2026.(*) 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.