Sosok Ahmad Zaki Pendiri Gerak Bareng, Gugur saat Misi Kemanusiaan Gempa Flores di NTT
Laksmi Anindita August 22, 2026 01:44 PM

TRIBUNWOW.COM - Kabar duka datang dari dunia kemanusiaan. Relawan sekaligus pendiri Komunitas Gerak Bareng, Ahmad Zaki (42), meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026).

Sebelum meninggal dunia, Ahmad Zaki dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Salah satu aksi yang pernah dilakukannya adalah membantu Abdul Azis (45), guru honorer di pesisir Jakarta yang sempat viral karena harus bersepeda ke sekolah sambil membonceng putrinya.

Baca juga: Buntut Piyama Tak Dikirim, Dewi Wulan Laporkan Lisa Mariana hingga Jadi Tersangka: Korbannya Banyak

Meninggal Saat Salurkan Bantuan Gempa
Ahmad Zaki meninggal dunia pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 16.40 WITA di wilayah Satar Padut, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur.

Saat itu, Zaki bersama tiga rekannya tengah mendistribusikan bantuan logistik untuk warga terdampak gempa.

Kapolres Manggarai, AKBP Levi Defriansyah, mengatakan Zaki sebelumnya mengemudikan mobil Toyota Fortuner menuju Satar Padut.

Sekitar pukul 14.00 WITA, Zaki tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan meminta bantuan rekannya untuk melepas helm serta jaket yang dikenakannya.

Tak lama kemudian, Zaki kehilangan kesadaran.

Rekan-rekannya segera membawa Zaki ke Posko Medis Damer. Namun, dokter menyatakan Zaki telah meninggal dunia.

Berdasarkan informasi awal, Zaki diduga mengalami kelelahan setelah menjalankan aktivitas kemanusiaan secara intensif.

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Saudara Ahmad Zaki. Beliau datang ke Manggarai dengan niat kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa," ujar AKBP Levi.

Jenazah Dipulangkan ke Jakarta

Jenazah Ahmad Zaki dipulangkan ke Jakarta pada Sabtu (22/8/2026) pagi.

Jenazah terlebih dahulu dibawa menggunakan helikopter BNPB dari Manggarai menuju Labuan Bajo.

Selanjutnya, jenazah diterbangkan menuju Jakarta setelah sebelumnya disalatkan di Masjid Nurul Huda Reo.

"Koordinasi dengan pihak keluarga dan BNPB terus dilakukan untuk proses pemulangan jenazah," kata AKBP Levi.

Baca juga: Sepekan Gempa M 7,7 NTT, BNPB Catat Ribuan Ruang Kelas Rusak hingga 923 Sekolah Libur Sementara

Pernah Bantu Guru Honorer
Semasa hidupnya, Ahmad Zaki dikenal aktif membantu masyarakat yang membutuhkan.

Pada April 2026, Zaki bersama Komunitas Gerak Bareng menggalang bantuan sepeda motor baru untuk Abdul Azis, guru honorer di MI Nurul Islam 1 Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kisah Abdul Azis sebelumnya menjadi perhatian karena ia harus mengayuh sepeda sejauh sekitar 10 kilometer pulang-pergi dari rumahnya di Tegal Alur menuju sekolah.

Azis juga membonceng putri sulungnya saat berangkat mengajar.

Ia terpaksa menggunakan sepeda setelah sepeda motornya hilang dicuri pada Desember 2025.

Melihat kondisi tersebut, Ahmad Zaki kemudian tergerak membantu Azis.

"Semoga ini jadi amal jariyah bagi semua yang terlibat dan bisa memberi manfaat seluas-luasnya," tutur Zaki saat menyerahkan bantuan motor pada Rabu (22/4/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.