Laporan wartawan TribunJatim.com, Melia Luthfi Husnika
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kabar gembir untuk warga Kediri terkait operasional Jembatan Kaliombo 1.
Jembatan Kaliombo 1 di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri, akan kembali dibuka penuh untuk lalu lintas dua arah mulai Sabtu (22/8/2026) pukul 21.00 WIB.
Seluruh jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat, kini dapat kembali melintas setelah pengerjaan utama pada badan jembatan rampung.
Kembalinya akses Jembatan Kaliombo 1 menjadi kabar baik bagi masyarakat Kota Kediri dan sekitarnya, khususnya pengguna Jalan Urip Sumoharjo yang selama ini harus menyesuaikan perjalanan akibat adanya pengerjaan jembatan.
Baca juga: 9 dari 14 Jembatan di Kediri Telah Rampung, Buka Akses Warga dan Dukung Ekonomi Desa
Pembukaan kembali jalur tersebut dilakukan setelah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali menyelesaikan pekerjaan utama pada badan jembatan.
Dengan dibukanya akses secara penuh, arus kendaraan kini dapat kembali berjalan normal dari dua arah.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri, Arief Cholisudin, membenarkan bahwa Jembatan Kaliombo 1 sudah dapat kembali dilalui kendaraan secara penuh.
Menurutnya, pembukaan ini menjadi hasil dari koordinasi berbagai pihak selama proses pengerjaan berlangsung.
"Alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja keras seluruh stakeholder di lapangan, pengerjaan di badan jembatan bisa diselesaikan dengan lancar sehingga penutupan arus lalu lintas dapat diakhiri lebih awal dari jadwal yang direncanakan," kata Arief, Sabtu (22/8/2026).
Sebelumnya, selama proses pengerjaan berlangsung, arus kendaraan harus menyesuaikan pengaturan lalu lintas dan menggunakan sejumlah jalur alternatif. Kondisi tersebut sempat memengaruhi kelancaran perjalanan masyarakat di sejumlah ruas jalan sekitar lokasi.
Dengan kembali dibukanya Jembatan Kaliombo 1, Dishub Kota Kediri berharap kepadatan yang sebelumnya muncul akibat pengalihan arus dapat berangsur terurai. Kendaraan roda dua, roda empat hingga kendaraan berat kini diperbolehkan melintas melalui jembatan tersebut.
"Pembukaan akses ini tentu diharapkan bisa membantu mengurai kepadatan lalu lintas yang sebelumnya terjadi karena adanya pengalihan arus selama pengerjaan," jelas Arief.
Meski badan jembatan sudah dapat digunakan secara normal, masyarakat diminta tidak menganggap seluruh pekerjaan di lokasi telah selesai. Sebab, masih terdapat pekerjaan pada sejumlah fasilitas pendukung di sekitar jembatan.
Arief menyebut pekerjaan yang masih berlangsung di antaranya berkaitan dengan fasilitas utilitas dan bangunan pelengkap. Karena itu, pengguna jalan tetap diminta memperhatikan kondisi sekitar ketika melintas.
"Akses utama memang sudah dibuka untuk dua arah, tetapi pekerjaan pelengkap seperti utilitas masih berlangsung di lokasi," katanya.
Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu dan arahan petugas, terutama ketika melintas di area yang masih terdapat aktivitas pekerjaan. Pengendara juga diminta menjaga kecepatan dan tetap berkonsentrasi demi menghindari potensi gangguan keselamatan.
"Kami mengimbau para pengguna jalan untuk tetap fokus, menjaga kecepatan, serta mematuhi arahan petugas dan rambu lalu lintas yang terpasang demi keselamatan bersama," jelasnya.
Sementara itu, dibukanya kembali Jembatan Kaliombo 1 mendapat respons positif dari pengguna jalan. Mereka menilai akses dua arah yang kembali normal membuat perjalanan menjadi lebih praktis dan mengurangi waktu tempuh, terutama bagi masyarakat yang setiap hari melintasi Jalan Urip Sumoharjo.
"Kalau sudah dibuka normal, akan lebih lega karena bisa langsung lewat jembatan lagi. Tidak perlu memutar seperti sebelumnya, jadi perjalanan lebih cepat," ujar Rokhim, seorang pengguna jalan asal Ngadiluwih.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com