Laporan Wartawan TribunPapuaBarat.com, Frans Tiwan
TRIBUNPAPUABARAT.COM, MANOKWARI - Polda Papua Barat bersama Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar Turnamen Domino dan Ludo Kapolda Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Turnamen tersebut berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (22-23/8/2026), di Cafe Master Rendani.
Wakil Ketua PORDI Papua Barat, Aswadi, mengatakan Turnamen Kapolda Cup awalnya direncanakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Baca juga: BIPEKA PKS Papua Barat Gelar Workshop Melukis, Dorong Remaja Kelola Emosi
Namun, karena padatnya agenda selama momentum perayaan kemerdekaan, pelaksanaan turnamen baru dapat digelar setelah 17 Agustus.
“Tujuan dari kegiatan kita membuat Kapolda Cup ini sebenarnya untuk kegiatan 17 Agustus. Tetapi karena kemarin kegiatan-kegiatan sangat banyak, sehingga baru bisa dilaksanakan setelah hari kemerdekaan. Namun, temanya tetap semarak kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” ujar Aswadi, Sabtu (22/8/2026).
Ia menjelaskan, turnamen tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat hingga diikuti ratusan peserta.
Menurut Aswadi, jumlah peserta dalam turnamen tersebut tidak dibatasi dan pertandingan menggunakan sistem gugur.
Turnamen tersebut dilaksanakan selama dua hari hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Baca juga: Hari Terakhir Penggalangan Donasi Flores, PRBF Papua Barat Ucapkan Terima Kasih ke Warga
Tak hanya menawarkan persaingan dan hiburan, panitia juga menyiapkan hadiah dengan total mencapai Rp20 juta untuk dua cabang pertandingan tersebut.
Menariknya, Polda Papua Barat juga memberikan bantuan 240 karung beras kepada para peserta turnamen.
“Jadi semua pemain, siapapun yang bertanding hari ini, mau kalah pun tetap mendapatkan beras. Satu orang mendapatkan satu karung beras,” jelasnya.
Aswadi mengatakan, dari total 240 karung beras tersebut, sebanyak 40 karung merupakan bantuan dari Direktorat Lalu Lintas Polda Papua Barat.
Sementara 200 karung lainnya berasal dari Kapolda Papua Barat.
Selain menjadi ajang hiburan dan mempererat silaturahmi dalam suasana perayaan kemerdekaan, Turnamen Kapolda Cup juga dimanfaatkan PORDI Papua Barat untuk menjaring atlet-atlet potensial.
Para atlet tersebut nantinya diharapkan dapat mewakili Papua Barat dalam berbagai kejuaraan domino di tingkat daerah maupun nasional.
“Kegiatan ini salah satunya untuk menjaring atlet. Di provinsi-provinsi lain kegiatan PORDI juga tetap berlangsung. Dua bulan lalu kami dari Papua Barat juga mengirim atlet untuk mengikuti kegiatan domino di Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Aswadi.
Ia berharap Turnamen Kapolda Cup dapat menjadi momentum untuk semakin mengembangkan olahraga domino dan ludo di Papua Barat.
Menurutnya, kegiatan serupa juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama Papua Barat pada berbagai ajang kejuaraan di tingkat nasional.
“Harapan kami olahraga domino dan ludo semakin berkembang di Papua Barat dan ke depan bisa melahirkan atlet-atlet yang berprestasi serta membawa nama daerah,” pungkasnya. (*)