TRIBUNFLORES.COM, KUPANG - Stasiun Meteorologi El Tari Kupang mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 22 hingga 24 Agustus 2026.
Aktifnya Angin Monsoon Timur membuat NTT saat ini berada dalam puncak musim kemarau dengan pertumbuhan awan yang relatif menurun.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, suhu udara pada malam hingga dini hari terpantau cukup rendah, dengan kisaran suhu harian secara umum 13°C hingga 33°C dan kelembaban udara antara 40 persen hingga 95 % . Sementara itu, tekanan udara di wilayah Indonesia berada pada kisaran 1008–1017 hPa dan suhu muka laut di sekitar NTT berkisar antara 24°C–29°C.
Baca juga: Bupati Ngada Laporkan Dampak Gempa di 12 Kecamatan, Gubernur Melki Siapkan Percepatan Penanganan
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap fenomena angin kencang yang bersifat kering. Kondisi ini dinilai sangat berpotensi memicu dan mempercepat penyebaran kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah NTT.
Prospek Cuaca Wilayah (22–24 Agustus 2026)
Secara umum, kondisi cuaca di seluruh kepulauan NTT diprakirakan dominan berah berawan hingga berawan. Cuaca Pulau Flores cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan disertai angin kencang.
Pulau Timor, Sumba, Rote, Sabu, Alor, Pantar, Adonara, Solor, dan Lembata juga cerah berawan hingga berawan, tanpa potensi hujan signifikan.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta tetap memperbarui informasi cuaca resmi melalui kanal Stasiun Meteorologi El Tari Kupang.
(BMKG/TribunFlores.com)