BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARBARU - National Paralymic Committee Indonesia (NPCI) Kalimantan Selatan bakal menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) NPCI Kalsel 2026 pada 3-6 September mendatang di Banjarbaru.
Event tahunan itu mempertandingkan dua cabang olahraga, yakni para atletik nomor tolak lempar dan para panahan.
Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah, mengatakan Kejurprov menjadi momentum penting untuk melihat perkembangan atlet disabilitas daerah sekaligus memetakan potensi yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai event nasional mendatang.
"Kami ingin melihat atlet-atlet potensial yang nantinya bisa dipersiapkan untuk level yang lebih tinggi," ujarnya, Sabtu (22/8/2026).
Baca juga: Dua Atlet NPCI Kalsel Raih Medali di Kapolri Cup, Ini Raihan Medalinya
Menurutnya, pelaksanaan Kejurprov juga sejalan dengan komitmen NPCI Kalsel dalam menjaga regenerasi atlet.
Meski dihadapkan pada tantangan efisiensi anggaran, pembinaan atlet disabilitas tetap menjadi prioritas organisasi.
Ia berharap seluruh NPCI kabupaten dan kota dapat mengirimkan atlet terbaiknya sehingga persaingan berlangsung kompetitif dan mampu melahirkan bibit-bibit baru olahraga paralimpik Kalsel.
"Kami mengajak seluruh NPCI kabupaten dan kota untuk berpartisipasi. Semakin banyak atlet yang ikut, semakin besar peluang kita menemukan talenta-talenta baru yang dapat mengharumkan nama Kalimantan Selatan di masa depan," katanya.
Kejurprov NPCI Kalsel 2026 akan berlangsung di Jalan Guntung Harapan, Komplek Griya Utama Trikora 1, Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru.
Pendaftaran peserta dilakukan melalui NPCI kabupaten dan kota masing-masing.
Baca juga: Wakili Kalsel di Ajang Bulutangkis Kapolri Cup 2026, Dua Atlet NPCI Kalsel Ini Persembahkan Medali
Sumansyah menambahkan, melalui kejuaraan ini NPCI Kalsel ingin menanamkan semangat keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi.
"Semangat tanpa batas harus terus kita gaungkan. Mudah-mudahan Kejurprov ini menjadi wadah lahirnya atlet-atlet berprestasi yang nantinya mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)