TRIBUNNEWS.COM - Masa depan Rafael Leao di AC Milan semakin tidak jelas setelah penyerang asal Portugal tersebut dilaporkan absen dalam sesi latihan terakhir menjelang pertandingan melawan Torino.
AC Milan dijadwalkan menyambangi markas Torino pada Senin (24/8/2026) pukul 01.45 WIB.
Laga tersebut merupakan pertandingan perdana AC Milan di Liga Italia 2026/2027.
Menjelang duel tersebut, Rafael Leao kemungkinan besar tidak tersedia untuk laga pembuka AC Milan musim ini.
Absennya sang winger terjadi di tengah situasi yang semakin rumit terkait masa depannya di San Siro.
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, diketahui berada di Milanello menjelang pertandingan pertama musim ini.
Selain memberikan dukungan kepada tim, Cardinale juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan penting, termasuk dengan Leao.
Menurut laporan MilanPosts, Leao tidak mengikuti latihan terakhir AC Milan sebelum menghadapi Torino.
Kondisi tersebut membuat peluangnya tampil pada pertandingan pembuka tertutup.
Absennya Leao juga dapat membuka kesempatan bagi Alphadjo Cisse untuk mengisi lini depan, sementara Christian Pulisic masih diragukan tampil.
AC Milan Cari Solusi untuk Leao
Di balik absennya Leao, persoalan yang lebih besar kini berkaitan dengan masa depannya bersama Rossoneri.
AC Milan dikabarkan sedang berusaha menemukan klub yang bersedia merekrut pemain berusia 27 tahun tersebut sebelum bursa transfer musim panas ditutup.
Situasi itu menjadi indikasi bahwa Milan dan Leao mungkin tengah mencari jalan keluar terbaik setelah hubungan keduanya memasuki fase yang tidak pasti.
Namun, hingga kini belum ada kepastian mengenai klub yang berpotensi menjadi tujuan berikutnya bagi Leao.
Baca juga: Inter Favorit Scudetto 2026/2027 Versi Capello, AC Milan Kejar Trofi Liga Malam Jumat Saja
AC Milan masih memiliki waktu untuk menyelesaikan transfer, tetapi tenggat bursa yang semakin dekat membuat situasi tersebut harus segera ditentukan.
Jika transfer gagal terwujud, AC Milan harus menyiapkan skenario berbeda.
Apabila Leao tetap bertahan di San Siro, pelatih Ruben Amorim harus kembali mengintegrasikannya ke dalam skuad.
Tugas tersebut tidak akan mudah karena Amorim perlu memastikan Leao mendapatkan peran yang sesuai dengan sistem permainan yang diterapkannya.
Selain persoalan taktik, kondisi mental dan hubungan antara pemain dengan klub juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
AC Milan tentunya tidak ingin kehilangan aset penting tanpa mendapatkan solusi yang menguntungkan klub.
Namun, jika Leao bertahan, Amorim juga membutuhkan komitmen penuh dari sang pemain untuk menjalankan rencana tim.
Dengan waktu bursa transfer yang semakin menipis yang akan tutup pada 1 September, masa depan Leao kini menjadi salah satu persoalan paling mendesak bagi AC Milan.
Chelsea dan klub Liga Arab Saudi dikabarkan tertarik untuk mendatangkannya. Sementara Arsenal dan Manchester United dirumorkan telah mundur dari pemburuan Leao.
Rossoneri harus segera menentukan pilihan: menemukan klub baru untuk Leao atau kembali membuka pintu bagi sang winger untuk menjadi bagian dari proyek Amorim.
(Tribunnews.com/Ali)