Bank Nagari Kirim 50 Kg Rendang untuk Korban Bencana NTT, Ada Bantuan Rp50 Juta dari Asbanda
Rahmadi August 22, 2026 09:02 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG — PT Bank Nagari menyalurkan 50 kilogram rendang dan dana puluhan juta rupiah untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (21/8/2026).

Penyerahan bantuan rendang berlangsung di Kantor BPBD Sumatera Barat, sedangkan bantuan uang tunai senilai Rp50 juta mengalir melalui Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Bank Nagari terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi sulit akibat bencana.

Penyaluran melalui BPBD Sumatera Barat dilakukan untuk mendukung distribusi bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, sementara bantuan melalui ASBANDA menjadi bagian dari solidaritas bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia dalam merespons kebutuhan kemanusiaan akibat bencana.

Pemilihan rendang sebagai salah satu bentuk bantuan juga membawa nilai tersendiri. Selain merupakan pangan khas Sumatera Barat, rendang dikenal memiliki daya simpan yang relatif panjang sehingga sesuai untuk mendukung kebutuhan pangan dalam kondisi tanggap darurat.

Baca juga: Pria Berkaus Dishub Sumbar Terlibat Narkoba Ditangkap di Payakumbuh, Kadishub Beri Klarifikasi

Dari Sumatera Barat untuk Saudara di NTT

Direktur Utama PT Bank Nagari Gusti Candra mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bank Nagari kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah, sekaligus bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Ketika terjadi bencana, yang paling dibutuhkan adalah kepedulian dan kebersamaan. Melalui bantuan ini, Bank Nagari ingin turut hadir dan menunjukkan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur. Meskipun secara geografis jauh dari Sumatera Barat, rasa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah.”

Menurut Gusti, penyaluran bantuan melalui BPBD Sumatera Barat merupakan langkah yang diambil agar bantuan dapat dikoordinasikan dan disalurkan melalui mekanisme penanganan bencana yang tepat.

“Kami menyerahkan bantuan melalui BPBD Sumatera Barat agar dapat dikoordinasikan dengan baik dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan manfaat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak.”

Selain bantuan rendang, Bank Nagari juga memberikan dukungan dana sebesar Rp50 juta melalui ASBANDA.

Gusti menjelaskan, partisipasi melalui ASBANDA merupakan bentuk solidaritas Bank Nagari sebagai bagian dari keluarga besar Bank Pembangunan Daerah di Indonesia.

“Bantuan melalui ASBANDA merupakan wujud semangat kebersamaan antarsesama Bank Pembangunan Daerah. Bank Nagari ingin mengambil bagian dalam upaya membantu masyarakat terdampak bencana sekaligus memperkuat semangat gotong royong yang menjadi bagian dari karakter bangsa Indonesia.”

Baca juga: BMKG Deteksi Titik Api di Tiga Wilayah, Bagaimana Kualitas Udara Sumbar Hari Ini?

Rendang, Dari Sumbar untuk Kemanusiaan

Bantuan rendang sebanyak 50 kilogram menjadi salah satu bentuk dukungan pangan yang disalurkan Bank Nagari untuk masyarakat terdampak.

Sebagai makanan khas Sumatera Barat, rendang tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memiliki karakteristik yang sesuai untuk bantuan kebencanaan karena dapat disimpan dalam waktu relatif panjang dan praktis untuk didistribusikan.

Melalui bantuan tersebut, Bank Nagari juga ingin membawa semangat “dari Sumatera Barat untuk Indonesia” dalam setiap kontribusi sosial yang diberikan.

Bagi Bank Nagari, kepedulian terhadap korban bencana tidak dibatasi oleh wilayah operasional perusahaan. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Nagari memandang bahwa kontribusi sosial merupakan bagian dari tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: UNP Bentuk Nagari Siaga Galodo di Tanah Datar, Warga Siapkan Langkah Hadapi Ancaman Bencana

Solidaritas Bank Pembangunan Daerah

Sementara itu, bantuan sebesar Rp50 juta melalui ASBANDA memperkuat semangat kolaborasi antar-Bank Pembangunan Daerah dalam membantu penanganan dampak bencana.

ASBANDA menjadi wadah strategis bagi Bank Pembangunan Daerah untuk membangun sinergi, termasuk dalam merespons persoalan sosial dan kemanusiaan yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Partisipasi Bank Nagari dalam penyaluran bantuan tersebut menunjukkan bahwa peran Bank Pembangunan Daerah tidak hanya berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan di wilayah masing-masing, tetapi juga dapat berkontribusi dalam agenda kemanusiaan secara nasional.

Bank Nagari Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan

Bagi Bank Nagari, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Pemerintah, lembaga kebencanaan, dunia usaha, organisasi, dan masyarakat memiliki peran masing-masing dalam memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.

Karena itu, Bank Nagari akan terus berupaya mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca juga: Berbulan-bulan Tanpa Solusi, Pengemudi di Padang Tagih Sikap Pemerintah Soal Masalah Antrean BBM

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Yang paling penting adalah pesan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kepedulian dan solidaritas dari masyarakat Sumatera Barat dan Bank Nagari untuk mereka,” ujar Gusti.

Bantuan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa nilai sebuah kontribusi tidak semata diukur dari besarannya, tetapi dari kepedulian, ketepatan sasaran, dan kehadiran di saat masyarakat membutuhkan.

Melalui bantuan rendang 50 kilogram melalui BPBD Sumatera Barat dan donasi Rp50 juta melalui ASBANDA, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat, peduli terhadap sesama, dan berkontribusi untuk Indonesia. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.