Menteri LH Mohammad Jumhur Bersama PTPN IV PalmCo Luncurkan Gerakan Tanam 1,5 Juta Pohon
Saifullah August 22, 2026 09:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Zubir | Kota Langsa

SERAMBINEWS.COM, KOTA LANGSA - Menteri Lingkungan Hidup (Menteri LH),Mohammad Jumhur Hidayat bersama Sub Holding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo, meluncurkan ‘Gerakan Penanaman 1,5 Juta Pohon’.

Penanaman dilaksanakan serentak di seluruh wilayah operasional.

Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi, dipusatkan dari PTPN IV Regional III, Pekanbaru, Riau, Jumat (21/8/2026).

Penanaman 1,5 juta pohon menjadi bagian dari dukungan PTPN IV PalmCo terhadap Program Penanaman 2 Miliar Pohon yang dicanangkan pemerintah untuk memperkuat pemulihan dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan ini disampaikan Humas PTPN IV Regional VI Aceh melalui keterangan tertulisnya kepada Serambinews.com, Sabtu (22/8/2026).

Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi langkah PalmCo yang menjadikan penanaman pohon sebagai gerakan bersama dengan cakupan wilayah yang luas.

Baca juga: Lanjutkan Tradisi SBY-Ani, Demokrat Aceh Tanam Pohon dan Bersihkan Bantaran Sungai Alue Naga

"Saya berterima kasih bahwa ada inisiatif dari perusahaan negara yang begitu membanggakan karena ikut memastikan keberlanjutan lingkungan," kata Menteri Jumhur saat peluncuran penanaman pohon itu.

Jumhur berharap, program dilaksanakan PTPN IV dan tercatat sebagai perusahaan perkebunan pertama di Indonesia yang berkomitmen mendukung upaya penguatan vegetasi.

Ia menyebutkan, kegiatan ini serta sejalan dengan Program 2 Miliar Pohon KLH, sehingga dapat dijadikan contoh oleh perusahaan-perusahaan lainnya. 

"Mudah-mudahan program ini bisa dijadikan contoh oleh perusahaan perkebunan swasta lainnya yang ada di Indonesia," harapnya.

Menteri LH menilai, cukup baik inisiatif PTPN yang melangsungkan program ini pada wilayah yang teridentifikasi sebagai high conservation value (HCV), termasuk kawasan sempadan sungai. 

"Langkah itu tidak hanya menjaga lingkungan, namun turut memberikan kebaikan kepada masyarakat sekitar," tuturnya.

Ditambahkan Jumhur, program yang diusung PTPN IV ini sebenarnya tidak menghentikan kegiatan ekonomi, namun justru growth through environmental. 

Baca juga: Menteri Lingkungan Hidup Ungkap Puluhan Ribu Hektare Hutan Hilang di Aceh, Sumut, Sumbar

Gerakan Penanaman 1,5 Juta Pohon tersebut, kata dia, dilaksanakan secara serentak di berbagai wilayah operasional PTPN IV PalmCo.

Hal ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan perkebunan negara dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas usaha dan kelestarian lingkungan.

Transformasi Danantara

Sementara itu, Direktur Aset Holding Perkebunan Nusantara III (Persero), Agung Setya Imam Effendi menyambut baik Gerakan Penanaman  1,5 juta Pohon yang diinisiasi PTPN IV PalmCo itu. 

Agung mengaku bahwa inisiatif tersebut sebagai tindak lanjut arahan transformasi Danantara yang dilangsungkan PTPN grup.

"Sejujurnya kami sangat antusiasi ketika kemarin Pak Jatmiko menyampaikan gagasan untuk menggerakkan penanaman pohon secara masif di seluruh wilayah operasional," jelasnya. 

Dia menambahkan, gerakan ini juga merupakan bagian dari mendukung inisiatif 2 miliar tanam pohon Kementerian LH. 

"Tentu Ini adalah sebuah langkah yang sangat relevan dengan arah transformasi Danantara," sambung Agung. 

Ia juga ingin mereplikasi inisiatif ini agar semakin luas, dengan akan dorong PTPN Grup agar menjalankan hal serupa secara terstruktur dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa memaparkan, Gerakan Penanaman 1,5 Juta Pohon ditargetkan terealisasi dalam 3 tahun ke depan.

Menurut Jatmiko, yang dilakukan pihaknya sekarang adalah menyatukan berbagai upaya tersebut dalam satu gerakan yang lebih besar. 

"Hari ini kita mulai dengan 1,5 juta pohon. Besok dan tahun-tahun berikutnya, kita rawat dan akan terus kita lanjutkan,” sebutnya.

Sambung Jatmiko, PTPN IV PalmCo mendapat amanah dari pemerintah untuk mengelola sekitar 648 ribu hektare perkebunan negara yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi.

Dari luasan itu, sebanyak 27.057 hektare teridentifikasi sebagai kawasan dengan nilai konservasi tinggi atau high conservation value (HCV), termasuk di dalamnya kawasan sempadan dan riparian sungai.

Menurut Jatmiko, program penghijauan dan revegetasi bukan merupakan kegiatan baru bagi PTPN IV PalmCo. 

Seluruh regional telah menjalankan penanaman pohon, pemulihan kawasan konservasi, serta revegetasi di sekitar sempadan sungai dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak dibentuk pada Desember 2023 lalu, PTPN IV PalmCo telah melakukan penanaman 211 ribu pohon, dengan cakupan areal mencapai sekitar 2.116 hektare.

“Lalu apa yang kita lakukan sekarang adalah menyatukan berbagai upaya tersebut dalam satu gerakan yang lebih besar,” beber dia.

Kegiatan peluncuran penanaman 1,5 pohon tersebut turut mendapat dukungan dari berbagai pihak. 

Dikatakan Jatmiko, keterlibatan berbagai pihak menjadi penting karena upaya menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan perusahaan secara parsial. 

“Bagi kami, menjaga lingkungan bukan pekerjaan tambahan. Ini bagian dari cara kami menjalankan usaha,” tegasnya.

Lingkungan di sekitar perkebunan, timpal Jatmiko, merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari aktivitas perusahaan.

Mulai dari sungai, hutan, tanah, masyarakat hingga keanekaragaman hayati.

Karena itu, Gerakan Penanaman 1,5 Juta Pohon diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman.

Akan tetapi dilanjutkan dengan pemeliharaan dan perawatan bersama sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat.

“Bersama Pak Menteri hari ini kita memulai. Semoga apa yang kita lakukan ini menjadi bagian dari upaya bersama yang lebih besar dalam menjaga lingkungan Indonesia,” pungkas Jatmiko.(*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.