Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Aksi pencurian kendaraan bermotor menyasar sebuah rumah kontrakan di Jalan Seroja, Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (22/8/2026) dini hari.
Baca juga: RL Diduga Terlibat 15 Kasus Curanmor di Pringsewu, Pesawaran dan Tanggamus
Satu unit sepeda motor berhasil dibawa kabur, sementara motor lainnya gagal dicuri setelah pelaku diduga kesulitan menghidupkan mesin kendaraan. Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 02.30 WIB.
Petugas Polsek Pringsewu Kota segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polri terkait dugaan pencurian sepeda motor.
Kendaraan yang hilang merupakan satu unit Honda Vario bernomor polisi BE 2531 AEK milik Deri Desika (21), warga Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat.
Saat kejadian, sepeda motor tersebut diparkir di depan rumah kontrakan ketika korban sedang bekerja di wilayah Pagelaran.
Pelaku diduga tidak hanya mengincar sepeda motor milik Deri.
Satu unit Honda Beat bernomor polisi BE 2154 GAA milik penghuni kontrakan lainnya juga sempat menjadi sasaran.
Pada kendaraan tersebut, bagian kunci kontak ditemukan telah mengalami kerusakan akibat dibobol.
Namun, upaya pelaku membawa kabur motor tersebut gagal karena kendaraan diduga tidak dapat dihidupkan.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.
“Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi ciri-ciri maupun pergerakan para pelaku,” ujar Ramon.
Menurutnya, berdasarkan informasi awal yang dihimpun petugas, pelaku diduga berjumlah sekitar empat orang.
Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan jumlah maupun peran masing-masing pelaku.
Petugas juga telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan mengumpulkan sejumlah informasi yang diharapkan dapat membantu proses pengungkapan perkara.
“Kami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti bagi penyidik dalam mengidentifikasi pelaku dan menelusuri keberadaan kendaraan yang hilang,” katanya.
Ramon mengapresiasi respons cepat masyarakat yang segera menghubungi Call Center 110 ketika mengetahui adanya dugaan tindak pidana.
“Langkah warga untuk segera melapor sangat kami apresiasi. Informasi yang disampaikan secara cepat memungkinkan petugas segera mendatangi lokasi, mengamankan situasi, melakukan pemeriksaan awal, dan mengambil langkah penyelidikan,” jelasnya.
Ia menegaskan, kepolisian tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga terus mendorong masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar kendaraan yang diparkir di luar rumah atau lokasi yang minim pengawasan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memberikan kesempatan kepada pelaku. Kendaraan sebaiknya tidak hanya mengandalkan kunci kontak, tetapi dilengkapi pengamanan tambahan seperti kunci ganda, kunci cakram, alarm, atau perangkat pengaman lainnya,” imbaunya.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di rumah kontrakan, kos maupun permukiman padat diminta memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, memiliki penerangan yang cukup, dan jika memungkinkan berada dalam jangkauan kamera pengawas.
“Pemilik kendaraan juga perlu memastikan pintu pagar atau akses masuk lingkungan dalam kondisi terkunci pada malam hingga dini hari. Jangan meninggalkan kendaraan di tempat terbuka tanpa pengawasan dalam waktu lama,” lanjut Ramon.
Kapolsek juga meminta warga untuk tidak ragu melaporkan keberadaan orang maupun kendaraan yang dianggap mencurigakan di lingkungan tempat tinggal.
“Apabila melihat aktivitas mencurigakan, jangan mengambil tindakan sendiri yang dapat membahayakan. Segera informasikan kepada kepolisian melalui Call Center 110, aplikasi siger lampung presisi atau kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Polsek Pringsewu Kota masih melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan jajaran terkait guna mengungkap kasus tersebut serta menelusuri keberadaan sepeda motor yang hilang.
(Tribunlampung.co.id/Oky Indrajaya)