Viral Pria Diduga Maling Motor Lompat ke Sungai Asahan, Sempat Ditangkap Warga Tapi Dilepas Lagi
Angel aginta sembiring August 23, 2026 07:56 AM

TRIBUN-MEDAN.COM – Viral pria diduga maling motor lompat ke Sungai Asahan.

Adapun beredar video seorang pria yang diduga maling motor lompat ke Sungai Asahan saat melarikan diri dari kejaran warga.

Pria yang lompat ke sungai dan ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Asahan itu disebut sempat ditangkap oleh warga.

Namun ia dilepas lagi dan langsung melarikan diri dengan melompatkan diri ke sungai.

Imin, warga Pulau Raja saat dihubungi tribun-medan.com, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, video yang beredar tersebut terjadi pada Kamis (20/8/2026) kemarin.

"Maling motor, dikejar warga dari Air Batu, di sini sempat ketangkap, tapi dia lepas lagi.

Setelah lepas itulah dia melarikan diri dan lompat ke sungai," kata Imin kepada tribun-medan.com, Sabtu (22/8/2026).

Baca juga: Sosok Wanita Penyiksa Dua Bocah di Sidikalang, Ternyata Tetangga Diupah Ngasuh Rp500 Ribu Perminggu

Ungkapnya, tim SAR telah menemukan satu orang dalam kondisi meninggal dunia di aliran sungai Asahan, tapi belum diketahui identitasnya.

"Semalam tim pencarian mendapati satu orang jasad. Tapi belum diketahui identitasnya, karena sudah menggembung," katanya.

Sementara itu, dalam video amatir yang diterima tribun-medan.com memperlihatkan seseorang terbawa arus sungai.

Sedangkan sang perekam video melontarkan kata-kata bahwa pria yang hanyut tersebut adalah seorang pencuri.

Pria yang ditemukan dalam kondisi menggembung itu ditemukan tanpa identitas dan belum dapat dipastikan apakah terduga pelaku pencurian sepeda motor yang melompat ke sungai.

Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Deretan Ruko di Jalan Bandung Kota Pematangsiantar

Namun, dalam penemuan tersebut, dinpinggang korban, terselip kunci T yang diselipkan di celana bagian depan.

Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Asahan, Zulfahri Harahap mengaku saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan.

Sebab keluarga dari jasad belum mengkonfirmasi apakah korban yang ditemukan adalah anggota keluarga mereka.

"Korban ditemukan pada Jumat (21/8/2026) semalam.

Korban ditemukan sekitar jam 10.40 wib di tepi sungai dalam kondisi tersangkut sampah ranting pohon," kata Kabid Kedaruratan BPBD Asahan, Zulfahri Harahap, Sabtu (22/8/2026).

Lanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Haji Abdul Manan Simatupang untuk dilakukan otopsi.

"Karena tidak ada identitasnya, sementara kami masih menunggu konfirmasi dari keluarga untuk memastikan siapa korban ini," katanya.

(*/Tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.