TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah sosok wanita penyiksa dua bocah di Sidikalang yang sempat viral di media sosial.
Adapun sosok wanita penyiksa dua bocah di Sidikalang, Dairi akhirnya terungkap.
Ternyata wanita berinisial RS (52) penyiksa dua anak itu bukanlah bibi kandung mereka melainkan tetangganya.
Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan mengatakan, RS sudah ditahan setelah ditangkap pada Jumat (21/8/2026) kemarin.
Saat ini, pihaknya masih menyelidiki motif tersangka menganiaya 2 bocah yang dititipkan kepadanya.
"Sudah berstatus tersangka, dan ditahan sejak kemarin,"kata Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan, Sabtu (22/8/2026).
Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Deretan Ruko di Jalan Bandung Kota Pematangsiantar
Syahril menjelaskan, hubungan tersangka dengan kedua korban AGP (7), dan AP (6), bukan keluarga.
Namun ibu mereka berteman, sekaligus bertetangga dekat, sehingga dipanggil Mak Tua.
Korban diperkirakan sudah lima tahun dititip ke tersangka, sejak ibunya merantau untuk bekerja.
Tersangka disebut menerima upah mengasuh sekitar Rp 500 ribu perminggu.
Sedangkan ayah mereka dikabarkan ditahan perkara narkotika, yang informasinya di Nusakambangan.
Hingga saat ini, lanjut Syahril, ibu kedua korban belum datang untuk melihat kondisi anaknya.
"Mereka tetangga, bukan Mak tua. Sudah 5 tahun dititipkan karena ibunya ini katanya bekerja di luar kota, dan ayahnya ditahan."
Sebelumnya, viral di media sosial seorang anak laki-laki penuh luka di Sidikalang, Kabupaten Dairi, mengaku menjadi korban penganiayaan.
Dalam video, bocah berinisial AGP (7) ditemukan warga dan mengaku ayahnya di penjara karena narkoba, dan ibunya tidak diketahui keberadaannya.
Baca juga: Mantan Sekda Pemprov Sumut R.E Nainggolan Minta Pemko Binjai Bikin Kelurahan Siaga Berbasis Digital
Sambil menahan sakit, bocah tersebut mengaku telah disiksa.
"Bapakku di penjara narkoba, mamakku enggak tahu di mana. Aku disiksa di sini,"ungkapnya dalam video.
AGP ditemukan dalam keadaan memprihatinkan di kawasan Jalan Merdeka, belakang Gedung Nasional Sidikalang (eks penjara lama).
Tubuhnya penuh luka, wajahnya pucat, dan ia tampak ketakutan.
Petugas UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Dairi yang menerima laporan warga segera mendatangi lokasi.
Baca juga: SOSOK Basri Lewaimang: Robin Hood Timur, Bandar Narkoba, dan Pemilik Tempat Hiburan Malam di Batam
Mereka menemukan AGP dengan:
- Luka di bagian bibir
- Lebam pada lengan kiri
- Luka bernanah di lengan
- Pembengkakan pada kedua kaki
- Luka goresan di pelipis kanan dan kiri
“Kondisi korban sangat memprihatinkan,” ujar Denny Siringoringo, petugas UPTD PPA Dairi.
(*/Tribun-medan.com)