Gianni Infantino usulkan Piala Dunia U-15 211 negara dengan seremoni di Disneyland dan laga pembuka Israel-Palestina
Hendra Wijaya August 23, 2026 08:26 AM

Gianni Infantino mengajukan gagasan Piala Dunia U-15 yang melibatkan 211 negara, lengkap dengan seremoni di Disneyland dan pertandingan pembuka antara Israel dan Palestina.

Presiden FIFA Gianni Infantino disebut menjajaki rencana ambisius bersama investor swasta untuk membentuk Piala Dunia U-15 dengan 211 negara yang terinspirasi dari Little League dalam bisbol. Rancangan komersial itu mencakup penyelenggaraan seremoni di Walt Disney World serta laga pembuka Israel melawan Palestina, sebelum konsep tersebut diam-diam dibatalkan menjelang Piala Dunia 2026.

Turnamen usia muda ambisius direncanakan

Infantino dilaporkan menggelar pembicaraan dengan investor swasta sepanjang tahun lalu untuk mengomersialkan Piala Dunia U-15 211 negara. Konsep itu dirancang meniru Little League dalam bisbol, termasuk seremoni pembukaan atau penutupan yang digelar di taman hiburan Disney. Meski perencanaannya cukup luas, proyek tersebut pada akhirnya dihentikan tepat sebelum Piala Dunia 2026, menurut The Athletic.

Investor swasta mendukung rancangan

Proposal komprehensif untuk turnamen usia muda itu disusun oleh mantan komisaris Federasi Sepak Bola Meksiko, Juan Carlos Rodriguez, dengan dukungan modal swasta dari Amerika Serikat. Inisiatif tersebut mendapat sokongan dari Eldridge Industries, yang dipimpin ketua Todd Boehly, salah satu pemilik Chelsea. Para penyelenggara bahkan sempat berdiskusi dengan ESPN mengenai lokasi potensial, termasuk menjajaki penggunaan ESPN Wide World of Sports Complex di Orlando, Florida, yang berada di dalam kawasan resor Walt Disney World.

Gagasan laga geopolitik dibatalkan

Di balik dorongan komersial itu, Infantino pada awalnya menginginkan pertandingan pembuka antara Israel dan Palestina sebagai gestur olahraga yang melambangkan persatuan. Namun, gagasan itu dihapus dari draf akhir setelah hubungan menegang dalam Kongres FIFA di Vancouver, ketika delegasi dari kedua federasi menolak berjabat tangan, sehingga harapan untuk menggelar pertandingan tersebut pun sirna.

Kalender global mendapat sorotan

Pembatalan rancangan U-15 ini membuat FIFA terhindar dari kritik tambahan terkait padatnya jadwal pertandingan internasional dan semakin kuatnya komersialisasi sepak bola usia muda. Walau proyek yang didukung Disney itu telah ditinggalkan, fokus Infantino secara lebih luas tetap tertuju pada perluasan kompetisi global dan pengamanan hak siar bernilai besar di seluruh Amerika Utara. Badan pengatur sepak bola dunia itu tetap harus menyeimbangkan pertumbuhan pendapatan dengan kesejahteraan pemain serta tuntutan yang dibebankan kepada talenta-talenta yang sedang berkembang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.