Slawi Night Carnival, Puluhan Peserta Tampilkan Kostum dan Kendaraan Hias Pukau Penonton
muh radlis August 23, 2026 07:57 AM

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Gelaran perdana Slawi Night Carnival (SNC) di kawasan Jalan Gajah Mada arah Alun-alun Hanggawana Slawi Kabupaten Tegal berlangsung sangat meriah, Sabtu (22/8/2026). 


Masyarakat sangat antusias menunggu penampilan peserta karnaval bisa dilihat dari kepadatan di sepanjang jalur yang dilewati sampai ke panggung kehormatan. 


Anak-anak, remaja, dewasa dan orangtua memadati Jalan Gajah Mada Slawi bahkan sejak sore hari untuk menyaksikan SNC 2026. 


Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman datang bersama istri dan anak tercinta, begitu juga Wakil Bupati Ahmad Kholid datang bersama istri semuanya kompak memakai pakaian adat nusantara.


Begitu juga tamu undangan lain seperti Forkompimda Kabupaten Tegal, para Asisten, kepala OPD dan unsur terkait lainnya kompak memakai pakaian adat nusantara. 


Sekira pukul 19.43 WIB gelaran Slawi Night Carnival dimulai dan peserta satu per satu menampilkan kebolehannya baik dari sisi kostum, kendaraan hias, penampilan tarian, catwalk dengan memamerkan kostum yang meriah dan masih banyak lagi. 


Ada juga penampilan dari Paskibraka Kabupaten Tegal 2026 disambung penampilan dan atraksi memukau drum band SMK Baruna Dukuhwaru. 


Setiap penampilan dari peserta langsung disambut tepuk tangan dan teriakan meriah dari masyarakat yang menonton. 

Baca juga: Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Minggu 23 Agustus 2026, Jadi Rp15.950


Peserta yang terdiri dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tegal dan peserta umum tampil totalitas bahkan sampai ada yang membawa beban kostum sampai belasan kilogram. 


Ada juga yang menyedot perhatian yakni kendaraan hias yang dibawa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal karena berukuran sangat besar dan terlihat megah dengan nuansa serba putih diiringi musik serta nyanyian. 


Guru SMPN 1 Kramat Cindy, menjadi peserta karnaval mewakili sekolah dengan mengenakan kostum berukuran besar nuansa keemasan. 


Penampilannya dimatangkan lagi dengan riasan yang cukup unik dipadukan dengan ornamen aksesoris sebagai pelengkap. 


Cindy bercerita, persiapan cukup lama karena berangkat dari sekolah pukul 13.00 WIB dan sampai di lokasi start jam 16.00 WIB. 


Kemudian acara baru dimulai jam 19.00 WIB lebih sehingga menunggu lumayan lama. 


Meski demikian, Cindy mengaku senang karena bisa berpartisipasi mewakili sekolah sehingga beratnya kostum dan rasa lelah terbayarkan. 


Dikatakan Cindy ada enam orang di timnya yang mengenakan kostum yang sama. 


Cindy mengaku kostum yang dikenakan merupakan sewa dari daerah Solo. 


"Kostum yang saya pakai beratnya sekira 8 kilogram dan ya tidak terlalu berat. Ya jalan lumayan dari start sampai finish sekira 1,5 kilometer. Saya baru pertama kali mengikuti karnaval seperti ini," cerita Cindy, pada Tribunjateng.com. 


Sementara itu peserta karnaval dari Guru SMPN 3 Pangkah, Fahmi, tampil dengan kostum sangat memukau serba hitam dipadukan warna kuning keemasan dan ukuran cukup besar. 


Meskipun terlihat bercucuran keringat, Fahmi mengaku sangat antusias dan tetap semangat sampai pertunjukan selesai. 


Beban kostum yang dikenakan Fahmi memiliki berat sekira 12 kilogram. 


Fahmi harus berjalan kaki sepanjang jalan lintasan karnaval 1 kilometer lebih dengan membawa beban kostum seberat 12 kilogram. 


"Sangat berat sekali karena berat kostum yang saya pakai sekira 12 kilogram. Tapi saya tetap semangat untuk Slawi Night Carnival," ujar Fahmi. 


Berangkat ke lokasi acara dari pukul 14.00 WIB, menurut Fahmi karena banyak yang disiapkan seperti makeup wajah, kostum, aksesoris dan masih banyak lagi. 


Kostum yang dipakai Fahmi dan teman satu timnya merupakan sewa dari daerah Solo. 


Ia mengaku baru pertama kali mengikuti gelaran karnaval seperti SNC. 


Membawa beban kostum sampai belasan kilogram, Fahmi mengatakan ia menyiapkan fisik yang kuat dan pastinya latihan untuk membiasakan dengan kostum terutama latihan mengibaskan sayap yang tertempel. 


"Tetap semangat untuk Kabupaten Tegal. Apalagi ini juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI jadi harus tetap semangat," kata Fahmi. 


Sementara itu, Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman menyampaikan, tema utama Slawi Night Carnival 2026 yakni "Eksplorasi Kreativitas, Seni Budaya, dan Keanekaragaman Agama Kontemporer Berbasis Potensi Lokal Kabupaten Tegal." 


Gelaran tersebut dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI yang mengusung tema Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. 


Slawi Night Carnival merupakan sebuah parade spektakuler yang memadukan seni pertunjukan, budaya, fashion carnival, serta keberagaman yang tumbuh harmonis dalam balutan potensi lokal Kabupaten Tegal. 


Bupati Ischak sangat senang melihat antusias masyarakat yang luar biasa untuk menyaksikan karnaval yang digelar malam hari untuk pertama kalinya. 


Mengingat biasanya karnaval dalam rangka HUT RI selalu digelar pada siang hari.


Sesuai informasi yang diterima, jumlah peserta yang mengikuti Slawi Night Carnival 2026 kurang lebih sebanyak 61 peserta dari seluruh wilayah. 


Masing-masing peserta diberi waktu 3-5 menit untuk menampilkan kostum terbaiknya dengan berlenggak lenggok, menampilkan atraksi, tarian, nyanyian, dan keseruan lainnya di depan panggung penghormatan. 


Adapun Rute karnaval yakni start di Jalan Juanda tepatnya depan Rumah Dinas Wakil Bupati Tegal atau sekitar GOR Trisanja menuju finish di Jalan Gajah Mada Alun-alun Hanggawana Slawi. 
 
"Melihat antusias masyarakat yang sangat luar biasa, semoga Slawi Night Carnival ini bisa menjadi agenda rutin tahunan yang dapat menyedot lebih banyak lagi penonton khsusnya dari luar daerah.

Peserta tampilannya bagus-bagus semua dan luar biasa, saya sangat mengapresiasi," ungkap Bupati Ischak. (dta)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.