TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kepastian mengenai kesiapan lini pertahanan terakhir Persib disampaikan langsung oleh sang pelatih kiper, Mario Jozic, guna menyongsong partai krusial babak play-off AFC Champions League (ACL) Two menghadapi klub asal Filipina, Manila Digger.
Bentrokan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada Senin, 31 Agustus 2026 mendatang.
Jozic menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak meragukan kondisi maupun performa para pengawal gawang Pangeran Biru.
Memanfaatkan durasi latihan yang tersisa, ia meyakini Teja Paku Alam dan Fitrah Maulana sanggup berada di level tertinggi saat pertandingan tiba. Di samping kedua nama tersebut, Persib juga menyiagakan kiper lainnya, yakni Rhaka Bilhuda.
"Saya pikir kami masih punya waktu 10 hari menuju pertandingan yang paling penting. Jadi, saya pikir Teja dan Fitrah akan siap untuk pertandingan ini. Saya tidak terlalu khawatir dengan pertandingan maupun performa mereka," kata Jozic di Stadion GBLA, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Sisa hari menjelang laga bakal dimaksimalkan untuk menggembleng fisik sekaligus mengasah ketahanan mental dua penjaga gawang tersebut.
Jozic menginstruksikan Teja dan Fitrah agar turun ke lapangan dengan rasa percaya diri tinggi tanpa terbebani tekanan.
Kematangan performa di bawah mistar menjadi modal vital bagi Persib demi mengunci langkah menuju babak penyisihan grup ACL Two.
Oleh sebab itu, sang juru taktik berharap anak asuhnya mampu merawat fokus serta menyajikan aksi maksimal bilamana dipercaya bertanding.
"Jadi, saya tenang dan saya juga ingin keduanya tetap tenang serta memberikan yang terbaik untuk tim," pungkasnya.
Mario Jozic diketahui merupakan pelatih kiper berpaspor Kroasia kelahiran 21 Juni 1972. Didatangkan Persib pada Juni 2025 untuk mendampingi head coach Bojan Hodak, ia memiliki reputasi panjang di sepak bola Eropa.
Sebelum berlabuh di Bandung, ia menjabat sebagai pelatih kiper klub papan atas Liga Kroasia, HNK Rijeka (2023–2024), serta pernah membesut NK Lokomotiva dan Lokomotiva U19 selama bertahun-tahun.
Dikenal mengandalkan pendekatan disiplin taktis khas Eropa Timur, Jozic menekankan keseimbangan reaksi fisik cepat (agility) dan stabilitas mental agar kiper tidak mudah goyah oleh tekanan laga internasional.
Teja Paku Alam merupakan kiper andalan Persib berusia 31 tahun dan telah membela Persib sejak 2020. Ia erupakan kiper senior dengan pengalaman panjang di berbagai laga bertensi tinggi.
Dikenal lewat refleks luar biasa di bawah mistar, keberanian melakukan sweeping, serta kepemimpinannya mengomando lini belakang. Pada kompetisi musim 2025/2026, Teja menjadi pilar penting di balik kokohnya pertahanan Persib yang mencatatkan rekor clean sheet impresif di kompetisi domestik.
Fitrah Maulana merupakan talenta muda kelahiran 24 Mei 2006 lulusan Akademi Persib. Juga merupakan pengawal gawang Timnas Indonesia U-20.
Ia punya postur ideal (181 cm) serta ketenangan ball-distribution yang baik dari area belakang. Keberadaannya memberikan kedalaman skuad yang sehat bagi Persib sekaligus diproyeksikan sebagai prospek jangka panjang benteng terakhir Pangeran Biru.