Oknum TNI Sempat Jalani Sidang Militer, Kasus Penganiayaan Karyawan Hanung Bramantyo Berakhir Damai
Dewi Agustina August 23, 2026 09:38 AM


Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Alivio Mubarak Junior

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sutradara Hanung Bramantyo memastikan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum militer terhadap karyawannya, Faisal, sudah selesai.

Peristiwa yang sempat disaksikan langsung oleh putri Hanung, Kala Madali Bramantyo diselesaikan melalui jalur mediasi di pengadilan militer.

Baca juga: Hanung Bramantyo Bahagia Akhirnya Bisa Ajak Anak ke Gala Premiere Children of Heaven

Proses perdamaian tersebut berlangsung secara resmi dan dipimpin langsung oleh hakim militer yang bertugas.

"Alhamdulillah kita semuanya sudah dimediasi oleh pengadilan," kata Hanung saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026).

"Mediasi itu dilakukan secara official, itu memang di pengadilan militer dan disaksikan oleh hakim, dimediasi langsung oleh hakim militer," lanjutnya.

 

 

Hanung Bramantyo Memastikan Keluarganya Sudah Memaafkan

Hanung Bramantyo menegaskan langkah saling memaafkan antara keluarganya dan pihak terdakwa tidak dilakukan sembarangan. 

Suami Zaskia Adya Mecca ini memilih menyelesaikan segalanya sesuai prosedur hukum ketimbang sekadar mediasi informal di luar pengadilan.

"Bukan pada saat kejadian terus kemudian kita diminta untuk segera mediasi, segera minta maaf, bukan begitu, tetapi kita menempuh jalur hukum yang ada," tuturnya.

Mengenai kelanjutan status hukum terdakwa setelah adanya pintu maaf, sutradara kondang ini menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme dan putusan majelis hakim pengadilan militer.

"Kalau misalnya memang sudah tidak ada yang dirugikan lagi, ya sudah begitu saja," kata Hanung.

Pelajaran Berharga dan Kepercayaan pada TNI

Bagi Hanung, insiden kelam yang menimpa karyawannya tersebut memberikan hikmah mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk untuk sang buah hati dan pelaku penganiayaan.

"Pembelajaraan buat Kala, pembelajaran buat saya sebagai orang tua, pembelajaran buat pelaku juga untuk menahan emosi agar tidak terus meluapkan emosinya ketika terjadi sesuatu," ujarnya.

Meski sempat dipicu oleh ulah oknum, Hanung menegaskan rasa percayanya terhadap institusi TNI sama sekali tidak goyah.

"Saya percaya lembaga institusi militer itu masih kita butuhkan demi menjaga keamanan, kenyamanan rakyat, termasuk saya, anak saya, istri saya di masa depan," pungkasnya.

Kronologi Kejadian

Insiden penganiayaan terhadap Faisal Henry--sopir sekaligus penjaga rumah keluarga Hanung terjadi di kawasan Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, pada akhir September 2025 lalu. 

Peristiwa berawal saat korban yang sedang mengantar anak Zaskia Adya Mecca hampir ditabrak oleh oknum anggota TNI berinisial Praka NC yang berkendara melawan arus.

Klakson peringatan korban justru memicu emosi pelaku hingga terjadi pemukulan.

Kendati atasan pelaku sempat menyampaikan permohonan maaf secara personal, keluarga Hanung memilih tetap melanjutkan proses hukum melalui Polisi Militer (Pomdam Jaya) hingga persidangan bergulir di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada April 2026.

Setelah melalui rangkaian persidangan dan pengawalan ketat dari pasangan selebritas tersebut, kasus ini kini resmi berakhir damai usai disepakatinya mediasi antar kedua belah pihak.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.