TRIBUNKALTIM.CO - Rangkaian Festival Merah Putih Kaltim 2026 memasuki agenda penutup atau closing ceremony hari ini, Minggu, 23 Agustus 2026, di Lapangan Parkir Convention Hall, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Dikutip dari laman Instagram @festivalmerahputihkaltim, masyarakat yang telah mendaftarkan diri dan memiliki tiket dapat datang sejak open gate pukul 17.00 WITA untuk mengikuti rangkaian acara hingga malam.
Salah satu agenda utama yang dinantikan adalah penampilan Raim Laode dalam acara penutupan Festival Merah Putih Kaltim.
Konser Raim Laode tersebut dapat disaksikan secara gratis dengan kuota penonton yang disediakan panitia sebanyak 5.000 tiket.
Untuk masuk ke area konser, pengunjung wajib menyiapkan QR Code bukti pendaftaran yang dapat ditampilkan melalui ponsel kepada panitia di pintu masuk untuk proses registrasi ulang.
Baca juga: Agenda Festival Merah Putih Kaltim 2026 di Samarinda, Konser Gratis Raim Laode 23 Agustus!
Festival Merah Putih Kaltim 2026 merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Selain pertunjukan musik, festival ini juga menghadirkan kegiatan olahraga, perlombaan, hiburan, serta bazar UMKM yang berlangsung sepanjang hari.
Festival Merah Putih Kaltim 2026 berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu, 22 Agustus hingga Minggu, 23 Agustus 2026.
Seluruh kegiatan utama dipusatkan di Lapangan Parkir Convention Hall, Samarinda, Kalimantan Timur.
Jika pada hari pertama masyarakat disuguhi sejumlah kegiatan seperti Fun Walk, Opening Ceremony, lomba 17 Agustus-an, lomba kreasi baris, parade band hingga DJ Performance, maka hari kedua menjadi penutup seluruh rangkaian festival.
Agenda hari kedua dimulai sejak pagi dan berlanjut hingga malam.
Berdasarkan jadwal yang telah disiapkan, kegiatan pada Minggu, 23 Agustus 2026, terdiri atas Pound pada pukul 08.00 WITA, Lomba Tarik Tambang pukul 09.30 WITA, Lomba Menyanyi Lagu Kebangsaan pukul 13.00 WITA, serta Closing Ceremony pada pukul 19.45 WITA.
Sementara itu, Bazaar UMKM dibuka sepanjang hari selama kegiatan berlangsung.
UMKM merupakan singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, yakni kelompok usaha masyarakat yang menjalankan kegiatan ekonomi dalam skala mikro hingga menengah.
Kehadiran bazar tersebut menjadi bagian dari rangkaian festival yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk menawarkan produk kepada pengunjung.
Jadwal Kegiatan Hari Kedua Festival Merah Putih Kaltim
Pada pagi hari, pengunjung dapat mengikuti kegiatan Pound yang dijadwalkan mulai pukul 08.00 WITA.
Pound merupakan aktivitas olahraga yang memadukan gerakan fisik dengan irama musik. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan Lomba Tarik Tambang pada pukul 09.30 WITA.
Memasuki siang hari, festival menghadirkan Lomba Menyanyi Lagu Kebangsaan yang dijadwalkan berlangsung pukul 13.00 WITA.
Sementara itu, agenda yang menjadi penutup rangkaian Festival Merah Putih Kaltim 2026 adalah Closing Ceremony pada pukul 19.45 WITA.
Di sela-sela berbagai kegiatan tersebut, pengunjung juga dapat mengunjungi area Bazaar UMKM yang tersedia sepanjang hari.
Dengan demikian, masyarakat yang datang ke lokasi tidak hanya dapat hadir untuk menyaksikan konser pada malam hari. Sejumlah kegiatan sudah berlangsung sejak pagi sehingga area festival menjadi pusat berbagai aktivitas selama Minggu, 23 Agustus 2026.
Raim Laode Tampil di Closing Ceremony
Salah satu daya tarik utama pada penutupan Festival Merah Putih Kaltim 2026 adalah penampilan Raim Laode.
Musisi tersebut dijadwalkan tampil dalam rangkaian Closing Ceremony yang dimulai pukul 19.45 WITA.
Penampilan Raim Laode menjadi bagian dari acara yang disediakan secara gratis bagi masyarakat. Panitia menyediakan kuota penonton sebanyak 5.000 tiket.
Bagi masyarakat yang sudah memperoleh bukti pendaftaran, hal penting yang perlu diperhatikan adalah menyiapkan QR Code sebelum tiba di lokasi.
QR Code tersebut dapat disimpan di ponsel dan disarankan untuk di-screenshot agar tetap mudah ditunjukkan ketika terjadi kendala jaringan internet atau sinyal di sekitar lokasi acara.
Pengunjung nantinya perlu menunjukkan QR Code kepada panitia di gate masuk untuk proses registrasi ulang sekaligus akses menuju area kegiatan.
Panitia juga menyediakan live streaming melalui kanal YouTube Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur bagi masyarakat yang tidak menyaksikan langsung dari lokasi.
Open Gate Pukul 17.00 WITA
Untuk masyarakat yang hendak menyaksikan Closing Ceremony dan penampilan Raim Laode, open gate dibuka pukul 17.00 WITA.
Area masuk dan sejumlah fasilitas di lokasi festival telah ditandai untuk membantu pengunjung mengetahui posisi masing-masing area.
Dalam denah lokasi, terdapat beberapa titik penting seperti Stage, FOH, Gate Masuk, area Food and Beverages, area pelayanan masyarakat, hingga area khusus VIP.
FOH atau Front of House merupakan area yang biasanya digunakan untuk mengoperasikan dan mengendalikan kebutuhan teknis pertunjukan, termasuk tata suara dan pencahayaan.
Sementara area Food and Beverages atau F&B merupakan tempat tenant yang menyediakan makanan dan minuman bagi pengunjung.
Pengunjung disarankan memperhatikan denah lokasi sejak awal agar tidak kebingungan ketika sudah berada di area festival.
Hal yang Boleh Dibawa ke Festival
Panitia juga memberikan sejumlah panduan bagi pengunjung yang hendak datang ke Festival Merah Putih Kaltim.
Dari sisi transportasi, pengunjung diperbolehkan menggunakan transportasi online untuk mengurangi kesulitan mencari tempat parkir di sekitar lokasi.
Pengunjung juga dianjurkan membawa uang tunai secukupnya. Hal tersebut diperlukan sebagai antisipasi apabila terjadi kendala sinyal atau jaringan pembayaran elektronik.
Untuk perlengkapan pribadi, pengunjung diperbolehkan membawa kipas angin mini portable, powerbank, dan jas hujan.
Powerbank dapat digunakan untuk menjaga daya baterai ponsel, terutama karena ponsel diperlukan untuk menunjukkan QR Code saat masuk dan berpotensi digunakan selama berada di area festival.
Pengunjung juga dianjurkan menggunakan pakaian yang nyaman serta tetap memperhatikan barang bawaan masing-masing.
Selain itu, masyarakat yang datang diimbau masuk dengan tertib dan menikmati acara tanpa melakukan tindakan yang dapat mengganggu atau melukai orang lain.
Pengunjung juga diingatkan untuk berpamitan kepada orang rumah serta dapat datang bersama pasangan, keluarga, atau teman.
Barang yang Tidak Boleh Dibawa
Selain barang yang diperbolehkan, terdapat sejumlah ketentuan yang harus diperhatikan pengunjung.
Panitia melarang pengunjung keluar-masuk area acara setelah berada di dalam kawasan festival. Anak-anak berusia di bawah 12 tahun juga tidak diperbolehkan masuk demi alasan keamanan.
Pengunjung juga dilarang membawa rokok, e-cigarette, vape, atau barang sejenisnya ke dalam area acara.
Untuk barang bawaan, payung tidak diperbolehkan karena dapat mengganggu pandangan pengunjung lain. Selain itu, pengunjung dilarang membawa koper atau tas berukuran besar, parfum jenis apa pun, serta kamera profesional.
Larangan juga berlaku untuk makanan dan minuman dari luar. Pengunjung tidak diperbolehkan membawa makanan atau minuman dari luar area festival.
Hewan peliharaan juga tidak diperbolehkan masuk ke lokasi acara.
Dari sisi keamanan, pengunjung dilarang membawa senjata api, senjata tajam, minuman keras (miras), maupun obat-obatan terlarang.
Ketentuan tersebut perlu diperhatikan sebelum berangkat agar proses pemeriksaan dan masuk ke lokasi dapat berlangsung dengan tertib.
Siapkan QR Code Sebelum Berangkat
Salah satu hal yang paling penting bagi pengunjung yang telah memiliki tiket adalah memastikan QR Code bukti pendaftaran sudah tersedia di ponsel.
QR Code menjadi bukti yang akan ditunjukkan kepada panitia di gate masuk untuk melakukan registrasi ulang atau akses masuk.
Untuk mengantisipasi gangguan jaringan, QR Code dapat terlebih dahulu disimpan dalam bentuk tangkapan layar (screenshot). Dengan begitu, pengunjung tidak harus bergantung pada koneksi internet ketika berada di pintu masuk.
Selain QR Code, pengunjung juga disarankan memastikan baterai ponsel mencukupi. Penggunaan powerbank diperbolehkan sehingga dapat menjadi salah satu perlengkapan yang dibawa selama mengikuti acara.
Denah Area Festival Perlu Diperhatikan
Panitia juga telah menyiapkan petunjuk area untuk memudahkan pengunjung selama berada di lokasi.
Dalam denah tersebut terdapat Stage sebagai lokasi utama pertunjukan, FOH, Gate Masuk, area Food and Beverages, area khusus VIP, serta area pelayanan masyarakat.
Pengunjung yang datang untuk menyaksikan Raim Laode dapat mengikuti petunjuk menuju area konser setelah melewati pintu masuk.
Penataan area tersebut menjadi bagian dari pengaturan arus pengunjung agar berbagai kebutuhan selama festival dapat terakomodasi.
Festival Merah Putih Kaltim Jadi Bagian Perayaan HUT ke-81 RI
Festival Merah Putih Kaltim 2026 menjadi salah satu agenda perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Samarinda, Kalimantan Timur.
Selama dua hari pelaksanaan, festival menggabungkan kegiatan olahraga, perlombaan, seni, kreativitas, hiburan musik dan kegiatan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM.
Hari pertama, Sabtu, 22 Agustus 2026, diisi dengan Fun Walk, Opening Ceremony, berbagai lomba 17 Agustus-an, Lomba Kreasi Baris, Parade Band dan DJ Performance.
Kemudian pada hari kedua, Minggu, 23 Agustus 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Pound, Lomba Tarik Tambang, Lomba Menyanyi Lagu Kebangsaan hingga Closing Ceremony.
Puncak kegiatan malam ini menjadi perhatian karena menghadirkan Raim Laode. Dengan open gate pukul 17.00 WITA dan Closing Ceremony pukul 19.45 WITA, masyarakat yang telah memiliki akses masuk dapat mempersiapkan diri sejak sore.
Bagi pengunjung yang akan hadir di Lapangan Parkir Convention Hall, Samarinda, Kalimantan Timur, hal yang perlu dipastikan sebelum berangkat adalah membawa QR Code pendaftaran, menggunakan pakaian yang nyaman, menjaga barang pribadi, serta mengikuti seluruh ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Dengan rangkaian tersebut, penutupan Festival Merah Putih Kaltim 2026 akan menjadi agenda terakhir dari festival yang berlangsung selama dua hari dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kota Samarinda.