Pemkab Pasuruan Perkuat Drainase Pohgedang, Tembok Penahan Tanah Longsor Ditangani, DPRD Apresiasi
Samsul Arifin August 23, 2026 10:14 AM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melakukan penanganan infrastruktur di Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan, sebagai upaya menjaga kondisi jalan sekaligus memastikan akses masyarakat tetap berfungsi dengan baik.

Penanganan dilakukan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Pasuruan dengan meningkatkan sistem saluran drainase di kawasan tersebut.

Proyek yang dikerjakan CV Bhirawa Sakti Perkasa itu juga menjadi bagian dari upaya memperkuat infrastruktur di kawasan yang memiliki potensi kerusakan akibat kondisi geografis dan aliran air.

Langkah Pemkab Pasuruan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Bambang Yuliantoro.

Menurut Bambang, penanganan infrastruktur di kawasan Pohgedang penting dilakukan menyusul adanya titik longsor pada tembok penahan tanah (TPT) di ruas jalan Pohgedang-Ampelsari.

Ruas jalan tersebut menjadi salah satu akses penting masyarakat menuju Kecamatan Tutur. Karena itu, kerusakan pada bagian TPT dikhawatirkan dapat mengganggu kelancaran mobilitas warga apabila tidak segera ditangani.

“Jalan ruas Pohgedang-Ampelsari ini merupakan jalur vital masyarakat menuju Kecamatan Tutur. Kalau tidak segera ditangani, akses warga harus memutar dan tentu sangat mengganggu aktivitas,” kata Bambang, Minggu (23/8/2026).

Baca juga: Jalan Bulusari–Wonosari Gempol Dibenahi, DPRD Pasuruan Tekankan Kualitas dan Fungsi Pengawasan

TPT Longsor Sepanjang 20 Meter

Bambang menyebut, longsor terjadi pada bagian TPT dengan panjang sekitar 20 meter.

Kondisi tersebut perlu segera ditangani agar tidak mengganggu fungsi jalan sekaligus mengurangi risiko yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Menurutnya, penanganan yang dilakukan pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga keberadaan jalur tersebut sebagai salah satu akses penghubung antarwilayah.

Bambang juga berharap pekerjaan yang dilakukan Pemkab Pasuruan dapat diselesaikan dengan baik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Pemkab Pasuruan yang sudah melakukan penanganan. Harapannya pekerjaan ini bisa segera selesai dan akses masyarakat tetap lancar,” ujarnya.

Drainase Diperkuat untuk Tekan Risiko Kerusakan

Menurut Bambang, keberadaan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama di wilayah yang memiliki kondisi geografis cukup rawan terhadap longsor.

Karena itu, penanganan titik-titik yang mengalami kerusakan maupun longsor dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Selain memperbaiki kondisi fisik, peningkatan sistem drainase juga diharapkan dapat membantu mengendalikan aliran air sehingga potensi kerusakan jalan maupun longsor dapat diminimalkan.

Dengan penguatan drainase dan penanganan TPT tersebut, kondisi ruas jalan Pohgedang-Ampelsari diharapkan tetap aman dan dapat mendukung kelancaran aktivitas masyarakat yang menggunakan jalur menuju Kecamatan Tutur.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.