El Rumi Terseret Isu Pelecehan Seksual, Kuasa Hukum Suami Syifa Hadju Buka Suara
Fadri Kidjab August 23, 2026 12:01 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jagat maya dihebohkan dengan kemunculan sebuah utas misterius di platform Threads yang mendadak viral dan menuai sorotan tajam publik.

Unggahan dari akun anonim tersebut memuat pengakuan mengejutkan tentang dugaan pelecehan seksual, yang langsung memicu bola liar di kalangan warganet hingga menyeret nama pesohor muda tanah air berinisial EJR.

Sebuah utas yang diunggah oleh akun Threads dengan nama pengguna @ajsbsbwas sukses menyita perhatian publik setelah disaksikan lebih dari 1,2 juta kali.

Dalam tulisannya, pemilik akun membeberkan pengalaman traumatis yang diklaim sebagai bentuk pelecehan seksual.

Situasi semakin memanas ketika korban menyebut terduga pelaku menggunakan inisial EJR, sosok figur publik yang digambarkan sebagai idola masa kecilnya.

Spekulasi netizen pun langsung mengerucut dan mengaitkan inisial tersebut dengan artis kenamaan El Rumi, meskipun tidak ada sebutan nama lengkap secara langsung dalam unggahan tersebut.

Berdasarkan pengakuan dalam utas tersebut, insiden bermula saat korban, terduga pelaku EJR, dan seorang rekan mereka berinisial NB menghabiskan waktu bersama di kawasan Senayan, tepatnya di Blackpond Senayan, sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah pertemuan itu usai, rombongan kecil ini beranjak menuju kediaman sang artis di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Modus Operandi: Asap Vape dan Dugaan THC

Di tengah perjalanan menuju Pondok Indah, EJR disebut-sebut menawarkan diri untuk mengantar korban pulang. Namun, alih-alih langsung menuju rumah, situasi berubah drastis ketika pelaku diduga berulang kali meniupkan asap vape ke arah korban dan memaksa untuk menghirupnya hingga terbatuk-batuk.

Korban mengaku saat itu sama sekali tidak menyadari bahwa rokok elektrik tersebut telah dicampur dengan THC (Tetrahydrocannabinol), senyawa psikoaktif ganja yang mampu melumpuhkan kesadaran.

Dampak dari asap tersebut langsung dirasakan seketika oleh korban. Ia mendeskripsikan kondisi tubuhnya mengalami mati rasa, kesulitan berjalan, serta kehilangan kendali penuh atas kesadarannya.

Kondisi ganjil ini sempat diperkuat oleh keterangan saksi berinisial NB. Ketika korban mengeluhkan efek yang luar biasa aneh, NB menyebut bahwa vape yang dikonsumsi memiliki dampak ekstrem layaknya "dosis gorilla".

Baca juga: Viral di Medsos: Suami Diduga Sebar Rekaman VCS Istri Sendiri, Warganet: Dulu Ngajak Nikah Aku

Setibanya di rumah sang artis dalam kondisi setengah sadar, korban sempat meminta izin ke kamar mandi akibat rasa mual yang hebat. Ingatannya saat itu mulai kabur dan tidak stabil.

Dalam situasi tanpa daya dan tidak mampu memberikan perlawanan fisik, korban mengeklaim bahwa pelaku melancarkan tindakan seksual tanpa persetujuan apa pun darinya.

 "Pelaku melakukan tindakan seksual terhadap saya tanpa persetujuan saya. Saya ingin menegaskan satu hal: saya tidak memberikan persetujuan."

Menjelang pukul 03.00 pagi, korban akhirnya terbangun akibat panik ditelepon oleh sang ibunda yang mencarinya. Meski sempat dibujuk untuk menginap hingga pulih, korban yang ketakutan memilih langsung memesan taksi untuk pulang dalam kondisi kesadaran yang belum sepenuhnya pulih.

Sepanjang perjalanan, korban menghubungi saksi NB sebagai langkah awal penyelamatan bukti, sementara orang tuanya mendapati kondisi fisik sang anak yang sudah hancur lebur malam itu.

Merasa tidak mendapatkan iktikad baik usai melayangkan pesan melalui WhatsApp kepada EJR, korban mengeluarkan ultimatum keras berdurasi 7 hari.

Ia menuntut keadilan serta efek jera, sekaligus mengancam akan membongkar bukti percakapan serta foto kebersamaan mereka di Senayan jika tidak kunjung direspons.

"Saya tidak butuh permintaan maaf, saya butuh efek jera... Saya butuh keadilan dan pelaku mendapat balasan yang setimpal," bebernya.

Respons Kuasa Hukum El Rumi

Menanggapi badai isu miring yang mencatut nama kliennya, kuasa hukum El Rumi, Aldwin Rahadian, akhirnya angkat bicara di kawasan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Aldwin menegaskan bahwa El Rumi merasa sangat terganggu dan terusik dengan tuduhan tak berdasar tersebut.

"Ya El bingung aja dan terganggu karena banyak yang mengkonfirmasi... Kasihan juga dia banyak terima telepon, dikonfirmasi bener enggak, kan kasihan kerjaannya dia," ungkap Aldwin. Kendati demikian, pihak El Rumi belum berencana melapor ke kepolisian karena tuduhan tersebut bersumber dari akun anonim yang tidak jelas kebenarannya.

Peringatan Keras dan Tantangan Jalur Hukum
Aldwin memastikan bahwa kliennya sangat jauh dari segala tuduhan pelecehan maupun penggunaan zat terlarang seperti THC. Ia pun melayangkan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba melakukan fitnah, mendiskreditkan, atau memanfaatkan situasi dengan motif tersembunyi.

"Saya menghimbau kepada siapa pun, ya, modus niat-niat jahat untuk mendiskreditkan, memfitnah, apalagi misalkan ada modus-modus yang diduga pemerasan dan sebagainya, saya warning untuk hati-hati," tegasnya. Ia justru menantang pihak penuduh agar tampil secara terbuka dan menempuh jalur hukum resmi alih-alih melempar drama di media sosial.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.