TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG — Kabut asap tebal "kepung" wilayah di sekitar Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (23/8/2026).
Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman hingga Flyover Ampera, Palembang, yang biasanya dipadati warga yang berolahraga, kini tampak lengang.
Melihat kondisi udara yang pekat Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Sat Lantas Polrestabes Palembang, AKP Bambang Haryanto, melakukan aksi spontan membagikan masker gratis kepada warga.
Dengan dibantu oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, AKP Bambang tampak sigap berdiri di pangkal flyover depan DPRD Kota Palembang.
Baca juga: CFD di Palembang Mendadak Sepi Akibat Kabut Asap Karhutla, Jarak Pandang Hanya Tembus 1-5 Meter
Setiap warga yang melintas, baik yang hendak naik ke atas flyover maupun yang berputar arah, disapa sambil diberikan masker.
"Karena mengingat dan melihat situasi kondisi udara pada hari ini sangat pekat. Saya keluar dari rumah lepas subuh, kabut tebal sekali. Spontanitas ingat ada masker di kantor, tidak banyak, ada lima kotak. Langsung saya bawa ke pangkal flyover karena kebetulan saya jaga di situ," ujar AKP Bambang saat ditemui Tribunsumsel.com dan Sripoku.com di lokasi.
Aksi ini langsung disambut antusias oleh masyarakat yang sedang menikmati liburan pagi di area CFD.
Warga merasa terbantu di tengah kondisi udara yang mulai pekat oleh kabut.
Pantauan di lapangan menunjukkan kabut asap pekat mulai mencapai puncaknya sejak subuh hingga pukul 08.30 WIB.
Bahkan, tiang Jembatan Ampera baru mulai terlihat samar-samar menjelang pukul 08.30 WIB, karena matahari mulai menampakkan sinarnya, namun kabut tipis masih menyelimuti kawasan sekitar.
Sementara untuk jumlah berdasarkan pantauan masyarakat yang datang, tak sebanyak CFD Minggu sebelumnya ketika belum ada asap.
Kondisi ini membuat sejumlah warga kaget.
Selfian, salah seorang warga yang berada di Flyover Simpang Jakabaring, mengaku kaget saat berkendara motor menuju pusat kota pagi tadi.
"Tadi saya keluar dari rumah pukul 06.00. Naik motor, kaget pas sudah dekat Cinde kabut asap makin tebal, sangat mengganggu," keluhnya, sembari berharap kabut asap tidak lagi terjadi pada Minggu depan.
Hal serupa juga dirasakan oleh Syaiful (Eful), seorang penggiat sepeda yang rutin mengikuti CFD Sudirman-Ampera.
"Pagi ini luar biasa kabutnya. Udara juga sepertinya berembun, terasa lembab jadi tercampur dengan asap karhutla, maka jadilah pagi ini tebal. Sampai Jembatan Ampera dari bundaran air mancur tidak terlihat," ungkap Eful.
Meski bahaya kabut asap mengancam kesehatan, pantauan di lapangan mendapati masih banyak warga yang nekat beraktivitas fisik—seperti jogging dan bersepeda—tanpa mengenakan masker pelindung.
"Tidak nyaman, Pak, kalau pakai masker saat jogging nih," seru salah seorang warga sambil berlalu melanjutkan lari pagi.