Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Saluran air bersih milik Perumda Air Way Rilau di Jalan Blora, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, mengalami kebocoran besar pada Sabtu (22/8/2026).
Baca juga: Hadiri Rakernas APTISI 2026, Universitas Teknokrat Indonesia Perkuat Kolaborasi PT dan Pemda Lampung
Air terlihat mengalir deras dari titik kebocoran hingga membasahi badan jalan. Sejumlah warga kemudian memanfaatkan air yang keluar dari saluran tersebut.
Kebocoran tersebut diduga terjadi setelah adanya pengerjaan perbaikan tiang listrik yang roboh di sekitar lokasi pada Sabtu sore.
Soni, warga setempat, mengatakan posisi pipa air berada tidak jauh dari tiang listrik yang sebelumnya roboh.
Menurut Soni, pengerjaan perbaikan tiang dilakukan pada malam hari dengan kondisi penerangan yang minim. Ia menduga pipa air milik Perumda Air Way Rilau ikut rusak saat proses pemasangan kembali tiang tersebut.
"Karena perbaikannya malam dan tanpa penerangan, diduga saat menanam kembali tiang yang roboh petugas tidak sengaja merusak saluran air PDAM," kata Soni, Minggu (23/8/2026).
Soni berharap instansi terkait segera melakukan perbaikan terhadap saluran yang bocor tersebut.
Pasalnya, kebocoran yang tidak segera ditangani dikhawatirkan mengganggu pasokan air bersih bagi pelanggan Perumda Air Way Rilau di kawasan tersebut.
"Apalagi sekarang sedang musim kemarau," tambahnya.
Terpisah, Humas Perumda Air Way Rilau, Gunawan, mengatakan pihaknya selalu menindaklanjuti laporan yang disampaikan warga.
Ia meminta warga memastikan terlebih dahulu apakah kebocoran tersebut telah dilaporkan kepada pihak Perumda Air Way Rilau.
"Tanya dulu ke orangnya, apakah sudah buat laporan belum. Kalau sudah buat laporannya, pasti kami tindaklanjuti. Semua laporan warga pasti kami tindaklanjuti," ucap Gunawan, Minggu (23/8/2026).
Gunawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kebocoran tersebut.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, penyebab pasti kebocoran serta waktu perbaikan saluran masih menunggu penanganan dan pemeriksaan dari pihak terkait.
(Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus)