Setelah 35 tahun, akhirnya gerai donat jadul ini kembali ke Sarinah. Menawarkan donat klasik bertekstur lembut dan rasa masih konsisten, dengan beberapa menu kekinian ikut hadir!
Tak hanya jajanan pasar, donat juga menjadi camilan yang melekat pada orang Indonesia sejak dulu. Dibawa pada masa kolonial Belanda lalu beradaptasi menjadi donat kentang lokal.
Namun, donat yang terkenal di Indonesia tidak hanya donat kampung klasik. Ada juga 'American donat' yang namanya sudah dikenal luas sejak tahun 80-an di Jakarta.
American Donuts yang kini berubah nama menjadi Donat Sarinah sudah hadir di Sarinah sejak tahun 1978, tepatnya di lantai 2 gedung bersejarah ini.
Sejak saat itu, American Donuts Sarinah menjadi sangat populer karena cita rasa original dan pembuatan donat fresh langsung dibuat di depan pelanggan dengan mesin robot.
Sayangnya gerai American Donuts ini sempat tutup. Untuk menikmatinya, pelanggan setia perlu menunggu festival tahunan Pekan Raya Jakarta atau Jakarta Fair karena hanya dijual di sana setahun sekali.
Untungnya, kini donat jadul tersebut hadir kembali di gedung Sarinah dengan konsep gerai yang tampak lebih modern.
Donat Sarinah akhirnya kembali hadir setelah 35 tahun. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
|
Etalase kaca yang menampilkan beberapa variasi donat klasik bisa langsung terlihat dari kejauhan.
Tak hanya mengusung konsep 'grab and go', tetapi Donat Sarinah juga menyediakan beberapa meja dan kursi yang cukup nyaman untuk sekadar menikmati donat sebentar.
Meskipun baru kembali lagi setelah 35 tahun, Donat Sarinah mengklaim rasa yang ditawarkan tidak berubah karena masih menggunakan resep original.
American donuts ini memang cukup berbeda dari donat lainnya. Sejak dulu proses pembuatannya menggunakan mesin robot yang dikirim langsung dari Amerika.
Sampai sekarang pun mereka masih menggunakan mesin sama yang dalam 30 menit bisa menghasilkan sampai 70 donat.
Tekstur donatnya juga berbeda dari donat kekinian atau donat kentang lokal.
Donat Sarinah punya tekstur yang cukup berbeda dari donat pada umumnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
|
Beberapa donat mungkin punya tekstur yang fluffy, berongga, serta berserat seperti roti, Donat Sarinah tidak seperti itu.
DetikFood mencicipi langsung beberapa varian donat yang ditawarkan Donat Sarinah. Bisa dibeli satuan atau per box isi 6 sampai 12, bisa campur dengan waffle.
Tetapi untuk pilihan bos, harganya tetap disesuaikan dengan masing-masing donat. Harga satuan donatnya dibanderol Rp 12.000. Untuk box 1/3 lusin dibanderol Rp 70.000 dan 1 lusin Rp 122.000.
Varian donat yang tersedia mulai dari cokelat, gula, keju, sampai cokelat kacang. Kami memilih satu box isi 6 berisi donat cokelat, donat gula, donat keju, dan waffle cokelat.
Dari tampilan menurut kami donat ini tak kalah menggoda dengan donat kekinian. Ukurannya memang terbilang agak lebih kecil, tetapi toppingnya melimpah.
Sensasi makannya ternyata memang tidak seperti donat pada umumnya. Adonannya terasa lembut, lembap, dan padat, mirip seperti tekstur kue atau bolu.
Tak heran jika makan satu donat saja sudah mengenyangkan. Adonannya juga tidak terlampau manis. Masoh ada jejak gurih tipis yang terasa di setiap gigitan.
Varian cokelat tidak pernah salah. Donat diolesi krim putih seperti whipped cream terlebih dahulu barulah diberi taburan meses cokelat yang menambah tekstur krenyes dan rasa cokelat cukup pekat.
Kalau mau yang rasanya cenderung gurih bisa pesan donat kejunya karena parutan kejunya tidak main-main. Melimpah, tetapi tidak membuat donat ini menjadi terlalu asin.
Kami juga mencoba waffle cokelatnya yang bentuknya memanjang dengan tusukan stik. Adonan wafflenya menurut kami mirip seperti adonan donat. Rasa manisnya datang dari lelehan chocolate chip di dalam adonan waffle.
Saat ini tersedia juga salt bread di Donat Sarinah. Foto: Detikcom / Atiqa Rana
|
Selain donat, Donat Sarinah juga kembali dengan varian menu baru. Berusaha tetap mengikuti tren yang ada, gerai donat ini menawarkan menu salt bread, seperti double choco dan garlic butter. Tersedia juga roti-rotian lainnya, seperti egg toast hingga mayones cheese.
DetikFood mencoba varian salt bread garlic yang disebut jadi favorit. Ukuran slat breadnya menurut kami cukup besar dan panjang. Krim cheese garlic di dalamnya juga melimpah sampai lumer ke luar.
Kami menyukai tekstur salt breadnya yang renyah di luar tetapi bagian dalamnya lembut, empuk, dan berongga.
Bukan tipe salt bread yang tekstrunya terlalu kenyal atau keras. Rasa dan aroma garlic atau bawang putihnya sangat tipis. Lebih didominasi rasa asin gurih dari cream cheesenya.
Mereka kini juga punya aneka pilihan minuman sebagai pendamping makan donat. Ada Montblanc, es cokelat, hingga kiwi mojito untuk pilihan menyegarkan.
Kalau ingin nostalgia makan American Donuts ini, bisa mampir langsung ke gerai Donat Sarinah di Sarinah LG Floor, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat








