BKS Pesta Gol 6-0 atas Negara Dipa HSU di Soeratin U-15 Kalsel, Pelatih Soroti Kondisi Lapangan
Ratino Taufik August 23, 2026 01:51 PM

BANJARMASINPOST CO.ID, BANJARMASIN - Bintang Kalimantan Sukses (BKS) membuka langkah di Piala Soeratin U-15 Kalimantan Selatan 2026 dengan kemenangan telak. 

Tim asuhan Ronnie Carvalho membungkam Negara Dipa Hulu Sungai Utara (HSU) dengan skor 6-0 pada laga yang digelar di Lapangan Sepakbola Tanta, Tanjung, Tabalong.

Hasil tersebut membuat BKS meraih poin penuh dan menjaga peluang untuk melangkah ke babak berikutnya. 

Meski menang besar, pelatih BKS Ronnie Carvalho justru menyoroti kondisi lapangan yang dinilainya tidak memenuhi standar kompetisi.

"Alhamdulillah kita dapat poin penuh. Walaupun ada sedikit masalah lapangan, yang penting anak-anak sudah bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada. Kita juga bisa mencetak skor cukup lebar sehingga lebih tenang menghadapi pertandingan kedua besok," ujarnya, Minggu (23/8/2026).

Menurutnya, para pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik meski harus bermain di lapangan yang berbeda dari biasanya.

"Kita berharap besok bisa tampil lebih bagus lagi dan mudah-mudahan bisa terus melaju ke babak selanjutnya," katanya.

Di balik kemenangan besar tersebut, Ronnie mengaku sempat menyampaikan protes terkait kondisi lapangan.

Baca juga: Lomba Menangkap Ikan Sapu-Sapu di Sungai Kemuning Banjarbaru, 2,4 Ton Ikan Berhasil Ditangkap

"Saya tadi ada menyampaikan protes. Ini kompetisi Soeratin yang punya standar. Tetapi kami bermain di lapangan yang menurut saya tidak sesuai standar. Sepertinya ukuran gawang tidak sesuai, ukuran lapangan juga tidak sesuai. Ada beberapa hal yang tidak masuk dalam aturan kompetisi," ungkapnya.

Ronnie berharap PSSI melalui Asprov maupun panitia penyelenggara dapat melakukan evaluasi. 

Menurutnya, seluruh peserta wajib mematuhi aturan kompetisi, sehingga penyelenggara juga harus memastikan seluruh fasilitas pertandingan memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Kalau tim melakukan pelanggaran pasti ditegur. Jadi penyelenggara juga harus mengikuti aturan yang ada. Hasil pertandingan bisa saja terpengaruh oleh kondisi seperti ini," ujarnya.

Ia menambahkan, pertandingan sepak bola 11 lawan 11 seharusnya dimainkan di lapangan dengan ukuran standar. 

Apalagi pada grup lain, pertandingan disebut berlangsung di lapangan yang sesuai regulasi kompetisi.

"Ini bukan pertandingan SSB biasa. Ini kompetisi besar, Soeratin U-15. Tidak bisa dimainkan di lapangan yang ukurannya kecil untuk format 11 lawan 11. Saya berharap ke depan bisa lebih baik lagi," katanya.

Meski demikian, Ronnie memastikan timnya tetap fokus menghadapi pertandingan selanjutnya. 

BKS dijadwalkan kembali bermain di lapangan yang sama dan para pemain sudah mulai memahami karakter lapangan tersebut.

"Besok kami main lagi di sini. Anak-anak sudah tahu kondisi lapangan. Mudah-mudahan semua kendala yang ada bisa kami lewati dan tetap tampil maksimal," tutupnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Andra Ramadhan)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.