TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aktris Ratu Felisha tegas membantah keterlibatannya dalam dugaan promosi arisan bodong yang merugikan korban hingga puluhan miliar rupiah.
Nama dan foto pemeran film berusia 43 tahun ini terseret akibat kekeliruan identitas dengan seorang influencer lain yang memiliki nama serupa.
Ia menjelaskan bahwa dirinya sangat selektif dalam memilih kerja sama iklan atau endorsement dan tidak pernah menerima tawaran promosi arisan dalam bentuk apa pun.
Tudingan miring ini diakuinya sempat merusak ketenangan hidupnya yang saat ini menetap di Bali.
Meski dikenal enggan mencari sorotan publik, Ratu Felisha merasa wajib mengambil sikap tegas agar opini masyarakat tidak semakin liar.
"Aku enggak suka cari panggung. Tapi ya kalau nama aku dirusak begini, pasti aku speak up, enggak mungkin aku diam saja," tegasnya.
Sebelumnya, Polda Jawa Timur tengah menangani kasus dugaan arisan bodong yang melibatkan selebgram berinisial JNK (Joyce Nidia Khalisa). Total kerugian para korban dalam kasus tersebut diperkirakan mencapai Rp71 miliar.
Dugaan keterlibatan sejumlah figur publik sebagai media promosi dalam kasus itu kemudian memicu simpang siur yang secara salah merujuk pada sosok aktris Ratu Felisha.