TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Tujuh personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) dilarikan ke ruang perawatan Unit Gawat Darurat (UGD) RS Pratama Wonomulyo,usai unit damkar yang mereka tumpangi terbalik saat dalam perjalanan untuk memadamakan kebakaran, Minggu (23/8/2026).
Mereka alami luka lecet pada bagian kaki, tangan dan ada juga yang terluka pada bagian kepala.
Baca juga: Solar Langka dan Distribusi Pakan Terhambat Harga Ayam Potong di Mamuju Masih Stabil Rp50 Ribu
Baca juga: Bersatu dalam Doa, Muhammadiyah Mamuju Tengah Ikuti Sholat Istisqa Serentak Pemkab dan MUI
Saat kejadian, tujuh Petugas Damkar ini berada di atas mobil Armada yang terguling di Desa Tumpiling Kecamatan Wonomulyo.
Empat personel berada di bagian kursi depan mobil bersama sopir, sementara sisanya berada di belakang.
Saat Armada Damkar terguling, sejumlah personel terlempar ke pinggir jalan di lokasi kejadian.
Mereka lalu dievakuasi warga ke RS Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Ada yang luka berat, kini sudah ditangani di UGD, yang tujuh petugas ini semuanya luka-luka,” kata anggota Damkar Polman, Jay kepada wartawan.
Satu regu Petugas Damkar berjumlah tujuh orang ini sudah mendapatkan penanganan medis.
Mereka telah dipasangi infus oleh petugas medis, sejumlah personel sudah sadarkan diri meski nampak lemas.
Mobil Damkar Polman ini nampak terguling ditengah jalan, air dalam tangki ikut tertumpah.
Tujuh orang personel termasuk kepala Damkar Polman Imran berasda di dalam mobil saat musibah itu terjadi.
Mereka satu regu hendak menuju tempat kejadian kebakaran rumah di wilayah Kecamatan Wonomulyo.
Dalam video yang beredar usai kecelakaan, nampak para petugas Damkar terbaring di pinggir jalan.
Mereka kemudian dievakuasi ke RSUD Pratama Wonomulyo gunakan mobil pick up untuk segera mendapatkan penanganan medis.
Kecelakaan bermula ketika Armada Damkar melaju kencang dari arah Matakali menuju Wonomulyo.
Lalu hendak mendahului sebuah mobil SUV Mitsubishi Pajero, namun gagal menyalip dan tergulingkan.
"Kami mau menyalip mobil Pajero ini, tetapi tiba-tiba dia juga ikut menyalip, kami berusaha menghindari benturan dengan membanting setir ke kanan hingga akhirnya mobil terguling," ungkap salah satu personel Damkar Polman, M. Rehan.
Dia menyebut sopir Armada Damkar hendak menyalib sebuah Mitsubishi Pajero yang berada di depan kendaraan.
Namun kendaraan tersebut juga ikut menyalip kendaraan lainnya, sopir Damkar lalu menghindar dan akhirnya terguling.
Pasca-kejadian, kondisi di lokasi sempat mengalami hambatan arus lalu lintas.
Aparat kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan mengurai kemacetan agar arus kendaraan di Jalan Trans-Sulawesi kembali normal.
Sementara itu, unit kendaraan SUV yang dihindari oleh armada damkar saat ini telah diamankan di Polsek Wonomulyo untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli