TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dua perahu yang membawa empat nelayan terhempas gelombang, sehingga terombang-ambing di Pantai Depok, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta pada Minggu (23/8/2026) pagi.
Koordinator Jogo Segoro Wilayah Parangtritis-Depok, M. Arif Nugraha, menyampaikan kronologi kejadian bermula saat pukul 06.00 WIB dengan posisi para nelayan akan pergi melaut.
"Kala itu dua perahu dengan masing-masing dua nelayan hendak melaut. Namun, tiba-tiba gelombang datang, sehingga perahu nelayan terbalik dan empat nelayan terombang-ambing di laut," katanya, saat dikonfirmasi Tribunjogja.com.
Kejadian itu diketahui oleh sejumlah warga dan dilaporkan ke petugas piket Satgas Linmas Jogo Segoro dan Satlinmas Rescue Istimewa Wil III untuk mendapat pertolongan.
Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi terhadap anak buah kapal jungkung atau nelayan dengan cara berenang menggunakan pelampung.
Tak lama kemudian, empat nelayan yakni Dalban (39), warga Cilacap, Jawa Tengah; Feri (25), warga Kretek; Bebek (34), warga Sanden, Kabupaten Bantul; dan Dalgo (37), warga Cilacap, tertolong selamat.
"Setelah berhasil tertolong, para korban langsung dibawa ke Posko SAR Parangtritis untuk dilakukan pengecekan kondisi nelayan dan diberikan pertolongan pertama," ucap Arif.
Dalam kondisi itu, kata Arif terdapat satu nelayan yang mengalami luka lecet ringan di tangan dan kaki. Nelayan itu pun telah mendapatkan pertolongan.
Selanjutnya, petugas SAR juga melakukan evakuasi terhadap dua perahu nelayan yang terbalik di laut.
Proses evakuasi dilakukan oleh petugas Satgas Linmas Jogo Segoro Satpol PP Bantul, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, dan Ditpolairud Polda DIY bersama dengan warga setempat.
"Akibat kejadian itu, terdapat kerugian materiil dikarenakan dua perahu nelayan mengalami kerusakan," tandas Arif.(nei)