SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Taufik Hidayat (28) yang merupakan Anak Buah Kapal atau ABK Baruna 2 terjatuh ke Sungai Musi, tepatnya di perairan Pulau Salah Nama, Kelurahan Mariana, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan akhirnya ditemukan.
Sebelumnya, korban Taufik Hidayat dilaporkan ke Kantor Basarnas Palembang terjatuh dari Tugboat Baruna 2 pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Kepala Basarnas Palembang Raymond Konstantin menuturkan, dari laporan yang diterima Basarnas Kantor SAR Palembang langsung mengerahkan personel dan peralatan SAR menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.
"Berdasarkan informasi yang diterima, tugboat Baruna 2 tiba di sekitar perairan Pulau Salah Nama untuk melakukan transfer tiga orang anak buah kapal dari tugboat menuju tongkang yang akan bergerak menuju Pulau Kemaro. Korban, yang mendapat giliran pertama untuk berpindah dari tugboat menuju tongkang, tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke Sungai Musi," kata Raymon, Minggu (23/8/2026).
Melihat korban yang terjatuh ke Sungai Musi, rekan-rekan korban sesama ABK berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan ring budy ke arah korban. Namun, belum sempat korban menggapai ring body yang dilemparkan teman-temannya, korban tenggelam.
Mendapat informasi tersebut, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI AL, Polairud, serta masyarakat melaksanakan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Dengan menggunakan metode penyisiran di permukaan sungai dan pemantauan di area yang diperkirakan menjadi titik hanyut korban.
Setelah dilakukan pencarian, akhirnya Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan korban mengapung di tengah Sungai Musi dengan jarak sekitar 2 kilometer dari lokasi awal korban terjatuh.
"Korban yang ditemukan dievakuasi Tim SAR Gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani proses lebih lanjut. Kantor SAR Palembang mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja dan pengguna transportasi sungai, agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan. Penggunaan alat keselamatan seperti life jacket atau pelampung sangat penting, terutama ketika melakukan perpindahan dari satu kapal ke kapal lainnya," pungkasnya.