Partikel Sisa Karhutla Masuk Rumah Warga di Petuk Katimpun Palangka Raya Ancaman Kelompok Rentan
Haryanto August 23, 2026 05:07 PM

TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan Raflesia, Kelurahan Petuk Katimpun, Palangka Raya, tidak hanya mengancam lahan di sekitar permukiman. 

Ketua RT 05 Kelurahan Petuk Katimpun Endang Susilowati mengatakan, kondisi tersebut terjadi saat api membakar lahan di sekitar permukiman warga di Jalan Raflesia, RT 05, RW 02.

Menurut Endang, material yang terbakar dan terbawa angin membuat warga khawatir, terlebih jarak titik api dengan rumah cukup dekat.

"Ibaratnya itu kebanyakan juga ada balita, terus ibu hamil, ibu menyusui. Banyak sekali kabut asap, dan bahkan ranting-rantingnya itu sampai ke rumah warga," kata Endang Minggu (23/8/2026).

Baca juga: Kapolda Kalteng Datangi Lahan Terbakar, Ungkap Selidiki 51 Kasus Karhutla dan Periksa 4 Korporasi

Endang mengatakan, warga juga sempat merasakan dampak kabut asap akibat kebakaran. 

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena terdapat kelompok rentan di lingkungan RT 05. 

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada rumah warga yang ikut terbakar.

"Sejauh ini tidak ada. Mudah-mudahan tidak ada sama sekali, Pak," ujarnya.

Menurut Endang, kebakaran di kawasan tersebut telah berlangsung sejak beberapa minggu lalu. 

Api awalnya terlihat dari bagian belakang permukiman tepatnya di RT 06, RW 02, Jalan Raflesia.

Warga bersama petugas pemadam sempat melakukan pemadaman. 

Namun, api kembali muncul dan merambat melalui bagian bawah lahan gambut dan terus meluas.

Endang memastikan kawasan yang terbakar tersebut merupakan area perumahan dan tidak ada perkebunan.

Ia mengatakan sebagian lahan merupakan milik pribadi yang telah dijual pemiliknya untuk pembangunan perumahan.

Karena api sempat mendekati permukiman, warga tidak hanya mengandalkan petugas pemadam. 

Mereka juga melakukan pemantauan secara mandiri untuk mengetahui jika kembali muncul titik api. 

Endang menyebut, warga bahkan melakukan patroli pada malam hari.

"Dan malam hari pun kita patroli di mana yang ada api," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan yang mengecek langsung lokasi mengatakan, pihaknya bersama seluruh stakeholder terus melakukan pemadaman karhutla.

Dalam kesempatan itu, ia juga mencoba kendaraan ATV yang digunakan untuk menjangkau lokasi yang sulit dilalui kendaraan roda empat.

Menurut Iwan, kendaraan tersebut cukup efektif digunakan di area gambut karena dapat menjangkau lokasi yang sulit diakses kendaraan pemadam.

"Dan tadi sudah saya coba dan lumayan bisa efektif untuk masuk di daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat," kata Iwan.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan, untuk karhutla pihaknya bekerjasama dengan instansi lainnya, seperti BPBD, TNI, Manggala Agni, hingga masyarakat peduli api.

Selain itu, Polda Kalteng juga melaksanakan Operasi Aman Nusa II dengan memperkuat penanganan di lima wilayah prioritas, yakni Palangka Raya, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur dan Kapuas.

"Walaupun kesatuan tugas sudah dibentuk, tetapi untuk memperkuat, menambah perkuatan dalam rangka pemadaman kebakaran ini, kita menggelar Operasi Aman Nusa II," ucapnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.