TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Pelayanan terhadap penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 mulai ditingkatkan.
Salah satu terobosan yang didorong adalah penerapan One Gate System Ticketing untuk mempermudah pembelian tiket sekaligus menertibkan data penumpang.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Syahbandar Tarempa, Jemi Permana mengatakan, pihaknya telah mengusulkan sistem tersebut kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kepulauan Riau (Kepri).
Usulan itu dinilai penting karena perjalanan KMP Bahtera Nusantara 01 melayani sejumlah pelabuhan sebelum mencapai tujuan akhir.
Kondisi tersebut membutuhkan sistem tiket yang dapat mencatat jumlah penumpang secara lebih akurat.
Jemi menjelaskan, One Gate System Ticketing diharapkan mampu memberikan kepastian jumlah penumpang sejak keberangkatan dari pelabuhan asal hingga pelabuhan tujuan akhir.
Menurutnya, sistem tersebut juga berkaitan dengan ketertiban manifest penumpang.
Data yang tercatat sejak awal perjalanan dapat menjadi acuan untuk mengetahui jumlah penumpang yang berada di dalam kapal.
Dengan sistem terintegrasi, jumlah penumpang juga dapat disesuaikan dengan kapasitas angkut KMP Bahtera Nusantara 01.
Hal ini penting untuk mendukung pelayanan dan keselamatan selama pelayaran.
"Jadi masyarakat cukup membeli tiket satu kali dari pelabuhan asal sampai pelabuhan tujuan akhir," katanya.
Artinya, penumpang tidak perlu kembali membeli tiket ketika kapal singgah di pelabuhan lain dalam perjalanan menuju tujuan akhirnya.
"Walaupun kapal menyinggahi beberapa pelabuhan, penumpang tidak perlu lagi turun dan membeli tiket berkali-kali di setiap pelabuhan singgah," jelas Jemi.
Selain memudahkan masyarakat, sistem tersebut juga diharapkan dapat mengurangi potensi ketidaksesuaian data penumpang.
Setiap penumpang yang telah membeli tiket dapat tercatat dalam satu sistem perjalanan.
Jemi mengatakan, pengelolaan data yang terintegrasi akan mempermudah pihak terkait melakukan pengawasan.
Petugas dapat mengetahui jumlah penumpang berdasarkan data tiket yang telah tercatat.
"Ini juga untuk mempermudah proses pengawasan dan pencatatan penumpang," ujarnya.
Menurut Jemi, data manifest yang lebih tertib akan membantu operator kapal dan instansi terkait dalam mengetahui kondisi penumpang di atas kapal secara lebih akurat.
Selama ini, pengelolaan penumpang pada perjalanan yang melewati sejumlah pelabuhan membutuhkan pencatatan yang baik agar data dari satu pelabuhan dengan pelabuhan lainnya tidak berbeda.
Karena itu, penerapan One Gate System Ticketing diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan bagi pengguna jasa, tetapi juga membuat pelayanan KMP Bahtera Nusantara 01 lebih tertib.
"Kami berharap sistem ini bisa memberikan kepastian jumlah penumpang dari pelabuhan asal sampai tujuan akhir dan membuat pelayanan menjadi lebih baik," pungkas Jemi. (TribunBatam.id/Ihsan Imaduddin)