Ratusan Warga Brebes Kepung Rumah Pria Diduga Cabuli Keponakan, Polisi Turun Tangan Cegah Amukan
Sinta Manilasari August 23, 2026 04:44 PM

 

TRIBUNSTYLE.COM - Suasana mencekam terjadi di Dusun Sembung, Desa Pamulihan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, setelah hampir seratus warga berkumpul dan mengepung sebuah rumah pada dini hari. Massa disebut memprotes seorang pria yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap keponakannya sendiri.

Berdasarkan informasi dalam video yang beredar, Aksi itu disebut terjadi pada Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 1.00 WIB dini hari.

Situasi di lokasi kemudian memanas sehingga anggota Polres Brebes dikerahkan untuk mengamankan keadaan. Petugas berupaya meredam emosi warga sekaligus mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku agar tidak menjadi sasaran tindakan main hakim sendiri.

Baca juga: Ruben Onsu Tersangka Kasus Rp3,5 Miliar, Dukungan Sahabat Berdatangan, Ivan Gunawan: Ada Jalan

BREBES - Warga mengepung rumah pria yang diduga cabuli keponakan sendiri di Brebes, hingga didatangi polisi agar tak main hakim sendiri. (Tribun Jateng)

Dalam proses pengamanan, kondisi massa dilaporkan tidak kondusif. Sejumlah warga bahkan disebut melempar batu ke arah petugas. Polisi kemudian menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk menghadapi situasi tersebut.

Beberapa personel kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka selama proses pengamanan. Petugas tetap berupaya mengendalikan massa dan mencegah terjadinya tindakan kekerasan terhadap pria yang diamankan.

Melansir dari Youtube TribunJateng, 

Narasi dalam video yang beredar menyebut informasi tersebut diperoleh dari seorang warga setempat bernama Fitrianie Agustin. Menurut informasi itu, orang tua korban telah bercerai. Ibu korban disebut bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) di Taiwan, sedangkan ayahnya telah menikah lagi.

Fitrianie menyebut terduga pelaku masih merupakan keluarga korban dan berstatus sebagai pakde atau paman korban. Korban disebut berusia 14 tahun dan masih duduk di bangku SMP.

“Informasi yang kami dapat pelaku masih keluarga dan statusnya pakde korban, korban berusia 14 tahun masih duduk di bangku SMP,” ungkapnya dalam narasi tersebut.

Korban disebut tinggal bersama paman dan tantenya. Berdasarkan informasi yang beredar, korban diduga telah mengalami pencabulan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.

Sementara itu, terduga pelaku telah diamankan polisi. Kapolsek Larangan Kompol Suryantono membenarkan adanya penggerebekan terhadap pria yang diduga melakukan pencabulan tersebut.

Menurut Suryantono, proses evakuasi terduga pelaku dari lokasi berlangsung cukup lama lantaran banyak warga yang emosi dan berusaha mendekati rumah.

“Sekarang terduga pelaku berada di Mapolres Brebes. Tadi malam kita amankan, cukup lama prosesnya, karena banyak sekali warga yang emosi. Malam itu juga dibawa ke Mapolres,” ujar Suryantono.

Hingga laporan ini dibuat, kronologi lengkap dugaan pelecehan seksual tersebut masih dalam proses penyelidikan. Identitas korban maupun pria yang diduga sebagai pelaku juga belum diungkap kepada publik.

Dengan demikian, dugaan pelecehan seksual tersebut masih merupakan informasi yang sedang didalami aparat penegak hukum dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum. (Tribunstyle.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.