TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang meneruskan catatan impresif dalam rangkaian uji coba pramusim setelah meraih kemenangan 2-1 atas Deltras FC dalam laga yang dilangsungkan di Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (22/8) malam kemarin.
Ajang yang juga menjadi rangkaian persiapan menghadapi kompetisi Pegadaian Championship musim 2026/2027 tersebut dimanfaatkan PSIS beradaptasi dalam pertandingan yang berlangsung malam hari.
Sebagai informasi, laga perdana PSIS di kompetisi musim 2026/2027 akan menghadapi PSPS Pekanbaru dan berlangsung malam hari.
Duel tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Stadion Jatidiri Semarang, 11 September mendatang.
Baca juga: Usia 42 Tahun Tak Jadi Penghalang, Fabiano Beltrame Bawa Misi Besar untuk Pemain Muda PSIS Semarang
Baca juga: Fabiano Beltrame Siap Jadi Mentor Pemain Muda PSIS, Target Promosi ke Super League
Terkait uji coba kontra The Lobster, kemenangan atas Deltras FC tersebut membuat PSIS tak terkalahkan dalam empat laga uji coba.
Adapun dalam pertandingan kontra Deltras FC, Mahesa Jenar tampil cukup dominan dan mampu menguasai jalannya permainan, terutama pada babak pertama.
PSIS mengawali laga dengan menurunkan Reky Rahayu di posisi penjaga gawang. Komang Tri dipercaya menjadi kapten, dengan lini belakang diisi Andy Setyo, Amirul dan Abduh Lestaluhu.
Sementara itu, Akbar Riansyah, Fitra Ridwan, Jonathan Bustos, Krisna Jhon, Miftahul Hamdi dan Deri Corfe melengkapi starting XI PSIS.
Sejak awal pertandingan, PSIS mampu mengontrol permainan melalui penguasaan bola dan pergerakan antarpemain yang cukup cair.
Tekanan yang dibangun Mahesa Jenar akhirnya membuahkan hasil melalui Jonathan Bustos.
Gelandang asal Argentina tersebut melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola sempat ditepis penjaga gawang Deltras FC, tetapi derasnya laju bola membuatnya tetap melaju ke arah gawang dan membawa PSIS unggul 1-0.
PSIS kemudian mampu menggandakan keunggulan melalui Deri Corfe.
Pemain tersebut menunjukkan kualitas individunya setelah melakukan gerak tipu untuk melewati dua pemain bertahan Deltras FC sebelum melepaskan penyelesaian yang mengubah skor menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, pelatih PSIS Widodo C Putro melakukan rotasi dengan memasukkan sejumlah pemain.
Hari Nur Yulianto, Jack Brown, Rafinha, Habil Akbar, Muammar Khadafi, Agus Nova, Sheva Bernadine, Rizky Darmawan, Syahrian Abimanyu, Lorensius Sabda dan Fabiano Beltrame mendapat kesempatan bermain.
Perubahan komposisi tersebut membuat permainan PSIS mengalami penyesuaian. Meski demikian, Mahesa Jenar masih mampu mempertahankan keunggulan hingga mendekati akhir pertandingan.
Deltras FC kemudian memperkecil ketertinggalan melalui sontekan dari titik penalti menjelang laga berakhir.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang bersarang di gawang PSIS dalam pertandingan tersebut.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSIS tetap unggul 2-1.
Pelatih PSIS, Widodo C Putro, bersyukur dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Namun, ia menegaskan masih ada sejumlah hal yang harus dievaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai.
" Tentunya kami syukuri hasil uji coba kemarin. Yang terpenting itu kesehatan pemain, dan hasil. Bagaimanapun, kita bermain bola itu berhasil memenangkan pertandingan. Itulah cita-cita kita artinya setiap bermain harus bisa memenangkan pertandingan," ujar WCP, Minggu (23/8) saat dihubungi.
Menurutnya, kemenangan bukan menjadi satu-satunya tolok ukur dalam uji coba tersebut. PSIS masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
"Tapi banyak hal yang masih perlu kami evaluasi sebelum kompetisi. Tapi yang jelas progres kekompakan mereka siginifikan," katanya.
Dia juga menegaskan belum puas dengan perkembangan tim karena masih ingin terus melakukan pembenahan sebelum PSIS tampil di kompetisi musim 2026/2027.
"Puas? Tentu tidak, kami masih terus mencoba untuk selalu berbenah diri," tegasnya. (*)