Laporan Wartawan TribunGayo.com Rasidan | Gayo Lues
TRIBUNGAYO.COM, BLANGKEJEREN - Harga gabah kopi gayo di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh berangsur naik dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan harga ini beriringan dengan mulai meningkatnya hasil panen para petani setempat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Minggu (23/8/2026), harga gabah kopi Gayo melonjak dari Rp 55.000 menjadi Rp 59.000 per bambu mengalami kenaikan sebesar Rp 4.000 per bambu.
Harga ini pun diprediksi masih berpotensi untuk terus merangkak naik.
Kenaikan harga menjelang musim panen raya pada September mendatang ini disambut hangat oleh para petani kopi lokal.
"Kenaikan harga gabah maupun gelondongan kopi menjelang musim panen raya di Kabupaten Gayo Lues sangat disambut gembira oleh para petani," ujar Rusli, salah satu petani kopi di Blangkejeren.
Hal senada disampaikan para petani di Kecamatan Blangjerango dan Blangpegayon dalam Kabupaten Gayo Lues.
Meski hasil panen saat ini belum sepenuhnya normal, tren kenaikan harga berhasil mendongkrak semangat para petani untuk lebih giat merawat kebun kopi.
Saat ini, budidaya tanaman kopi memang sedang gencar dikembangkan oleh masyarakat Gayo Lues.
Komoditas ini menjadi salah satu program unggulan pemerintah daerah setempat di bawah kepemimpinan Bupati Suhaidi. (*)
Baca juga: Atasi Kekurangan Dokter, Gayo Lues Jadi Pilot Project Program Afirmasi Kemenkes RI
Baca juga: Bumi Kemsida ke-5 Dipusatkan di Berawang Lopah Gayo Lues
Baca juga: Bupati Gayo Lues Terima Penghargaan Koperasi Awards 2026