PELNI Gratiskan Tarif Kirim Bantuan Gempa NTT Lewat KM Tidar Dari Surabaya
Wiwit Purwanto August 23, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID SURABAYA - Antusiasme masyarakat Jawa Timur menyalurkan bantuan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir.

Hampir 300 koli bantuan berupa kebutuhan pokok telah diberangkatkan dari Surabaya menggunakan kapal PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) dengan fasilitas pembebasan tarif angkutan 100 persen dari pemerintah.

Penyaluran bantuan tersebut terpantau di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Satu per satu koli berisi bantuan diangkut menggunakan alat berat untuk kemudian dipindahkan ke dalam kapal.

PT PELNI memastikan penyaluran bantuan sosial melalui jalur laut akan terus dibuka hingga dampak bencana alam di NTT benar-benar mereda.

Baca juga: Pelayaran PELNI Pascagempa NTT Tetap Normal, Awak Kapal Waspadai Gempa Susulan

Pengiriman Bantuan Dibebaskan Tarif

Kepala Cabang PT PELNI Surabaya Roni Abdullah mengatakan pengiriman bantuan sosial mendapat fasilitas stimulus dari pemerintah berupa pembebasan 100 persen tarif muatan kapal penumpang PELNI.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah, telah memfasilitasi, menginisiasi program bantuan untuk korban bencana alam di NTT,” ujar Roni Abdullah di Terminal Gapura Surya Nusantara, Minggu (23/8/2026).

Menurut Roni, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan melalui jalur laut. Untuk mendukung proses pengumpulan, PT Pelindo, KSOP, dan PT PELNI membentuk posko bersama di Terminal Gapura Surya.

“Kami bekerja sama menginisiasi lintas fungsi, dari PT Pelindo, KSOP dan PT PELNI sendiri dibentuknya posko, untuk menampung semua bantuan, mulai dari tanggal 16 kemarin,” tuturnya.

Baca juga: TNI AL Kerahkan Marinir, KRI dr Soeharso 990 Hingga Alat Berat Tangani Bencana Gempa NTT

Roni menyebut keberadaan posko bersama tersebut memudahkan masyarakat menyerahkan bantuan sebelum nantinya diangkut menggunakan kapal PELNI menuju wilayah terdampak.

Bantuan Kembali Dikirim 30 Agustus

Antusiasme masyarakat Jawa Timur memanfaatkan program pembebasan tarif tersebut cukup tinggi. Hingga kini, sekitar 300 koli bantuan telah diberangkatkan dari Surabaya menggunakan KM Tidar.

“Kami membentuk posko bersama buat menampung bantuan, yang ingin disalurkan oleh masyarakat yang ada di Jawa Timur.Tentunya harapan kami dimanfaatkan semaksimal mungkin, dan terus berlanjut sampai situasi mereda,” ucap Roni.

“Jumlah ini belum termasuk yang dari cabang lain seperti Makassar, Bau-Bau, atau yang disinggahi oleh KM Tidar,” imbuhnya.

Masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mengirimkan bantuan melalui KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada 30 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB. Kapal tersebut akan menuju Makassar, Bau-Bau, dan tujuan terakhir Maumere.

“Selanjutnya ada KM Tidar nanti tanggal 30 ya, yang nanti berangkat dari Surabaya jam 15.00 dengan tujuan Makassar, Bau-Bau dan terakhir di Maumere,” ungkapnya.

Bantuan dapat diserahkan melalui posko bersama di Terminal Gapura Surya, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Selanjutnya, bantuan akan dikirim menggunakan KM Tidar.

“Bisa menyalurkan melalui posko bersama kami,yang sudah dibentuk di Gapura Surya, disalurkan melalui posko tersebut. Untuk selanjutnya nanti dibawa menggunakan kapal PELNI tanggal 30,” sambung Roni.

“Masyarakat yang ingin mengirimkan bantuan barang bantuan untuk saudara-saudara yang terdampak gempa bumi, bisa memanfaatkan kapal KM Tidar yang nanti berangkat tanggal 30 Agustus,” tandas Roni.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.