Kemenkop Padukan KDMP dan Koperasi Eksis Garap Potensi Miliaran Rupiah Petani Rumput Laut Jabon
Dyan Rekohadi August 23, 2026 06:32 PM

 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Langkah strategis diambil Kementerian Koperasi demi menguatkan jaringan bisnis berbasis potensi daerah di Kabupaten Sidoarjo.

Upaya itu dilakukan agar wadah usaha tingkat desa tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan terikat dalam satu sistem yang padu.

Strategi tersebut direalisasikan lewat gelaran Lokakarya Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Komoditi Rumput Laut di Sidoarjo pada 19–21 Agustus 2026.

Baca juga: Employee Volunteering, MPM Honda Jatim Renovasi Rumah Warga di Sedati Sidoarjo

 

Gandeng Koperasi Eksis dan Fokus Rumput Laut

Sebanyak 30 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) beserta koperasi eksis di wilayah Sidoarjo hadir dalam agenda pelatihan itu.

Fokus sentral dari langkah ini tertuju pada pengoptimalan hasil budi daya rumput laut yang dirawat para petani di Desa Kupang, Kecamatan Jabon.

Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha Kementerian Koperasi, Cecep Setiawan, menegaskan pentingnya langkah penggabungan daya ini lantaran mayoritas KDMP masih berada di level usaha kecil.

"Koperasi KDMP selama ini bergerak dalam skala terbatas. Melalui fasilitasi penguatan jaringan usaha ini, kami berharap KDMP dapat bekerja sama dengan koperasi eksis guna meningkatkan skala usaha," ujar Cecep.

Baca juga: Kronologi Motor Hantam Pagar Rumah Di Sukodono Sidoarjo. Mahasiswa 23 Tahun Tewas di Lokasi

 

Cetak Kesepakatan Usaha Miliaran Rupiah

Kapasitas operasional yang semakin luas diyakini bakal mendongkrak daya tawar koperasi kala bernegosiasi dengan para mitra bisnis.

Hasil dari forum ini ditargetkan mampu membentuk jaringan antarlembaga sekaligus memicu munculnya koperasi sekunder melalui KDKMP Hub.

Komitmen awal dari sinergi ini dibuktikan lewat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta letter of intent (LoI).

Kerja sama antar-KDMP mencatatkan angka potensi bisnis yang fantastis, yakni menembus kisaran Rp 1,795 miliar.

Kerja sama juga terjalin antara KDKMP dengan beberapa entitas bisnis senior, meliputi Koperasi Agar Makmur Sentosa (Rp 2,203 miliar), Koperasi Jeeva (Rp 321,7 juta), serta Koperasi Sumber Mulyo (Rp 19,8 juta).

Baca juga: Ingin Jadi Ketua KONI Sidoarjo? Bursa Ketua Umum dibuka, ASN hingga TNI-Polri Boleh Daftar  

 

Mentoring Tata Kelola dan Realisasi Nyata

Demi memantapkan kapasitas pengelolaan para peserta, Kementerian Koperasi melibatkan tiga institusi senior itu sebagai pendamping.

Ketiganya membagikan pengalaman seputar tata kelola organisasi, manajemen usaha, hingga strategi perluasan jaringan bisnis.

Kementerian Koperasi berharap hasil dari lokakarya ini tidak berhenti sebatas komitmen di atas kertas, tetapi segera direalisasikan dalam aksi bisnis nyata.

"Melalui kolaborasi ini, koperasi diharapkan mampu menggabungkan potensi, memperluas akses pasar, dan menjadikan komoditas lokal seperti rumput laut sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat Sidoarjo," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.