‎Tangis Teman-teman Kenzy Pecah di Samping Peti Jenazah, Kenang Sosok Almarhum yang Aktif di Gereja
Frandi Piring August 23, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - TOMOHON - Tak ada lagi canda dan tawa seperti biasanya.

‎Yang ada hanya tangis dan tatapan penuh kehilangan di rumah duka Kenzy Lengkong, Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Minggu (23/8/2026).

‎Di sisi peti jenazah, teman-teman Kenzy tak kuasa menahan kesedihan.

‎Mereka berdiri dan duduk berdekatan. 

Ada yang menundukkan kepala dan sebagian lainnya menangis sambil memandangi sahabat yang kini terbujur kaku.

Mereka saling memeluk dan menguatkan satu sama lain.

RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka almarhum Kenzy Lengkong di Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (23/8/2026) sore. Kenzy Lengkong merupakan salah satu korban yang meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tuturuga Beach, wilayah Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulut.
RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka almarhum Kenzy Lengkong di Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (23/8/2026) sore. Kenzy Lengkong merupakan salah satu korban yang meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tuturuga Beach, wilayah Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulut. (Tribun Manado/Petrick Sasauw)

‎Momen paling mengharukan terlihat ketika seorang teman membungkuk di atas peti jenazah. 

‎Tangannya menyentuh tubuh Kenzy, seolah masih sulit menerima kenyataan bahwa sahabatnya telah pergi.

‎Beberapa dari mereka bahkan menangia sejadi-jadinya.

‎"So nda ada lagi yang kita mo antar jemput kenzy," Kata salah satu temannya. 

‎Mereka adalah teman-teman Kenzy dari Pemuda GMIM Nimahesaan Pinaras, Tomohon.

‎Bagi mereka, Kenzy bukan sekadar teman dalam kegiatan gereja.

‎Almarhum dikenal aktif dalam pelayanan dan kegiatan pemuda gereja.

‎Sosoknya juga dikenal supel. 

‎Ia mudah bergaul dan cepat akrab dengan orang-orang di sekitarnya.

‎Jack, salah satu kerabat Kenzy, mengatakan pribadi seperti itulah yang membuat Kenzy memiliki banyak teman.

‎"Kenzy orangnya terlalu baik, apalagi buat teman-teman di gereja," Kata dia sambil mengusap air mata.

‎Kini, orang-orang yang biasa menghabiskan waktu bersamanya hanya bisa berdiri di depan peti jenazah.

‎Tak ada lagi sapaan Kenzy. 

‎Tak ada lagi canda yang biasanya menghidupkan suasana.

‎Kepergian Kenzy menjadi kehilangan besar bagi keluarga, sahabat, dan rekan-rekannya di Pemuda GMIM Nimahesaan Pinaras.

‎Mereka datang bukan hanya untuk melayat, tetapi juga untuk mengantar sahabatnya menuju peristirahatan terakhir.

‎Kenzy meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tuturuga Beach, Minahasa.

‎Setelah sempat dinyatakan hilang, jenazah Kenzy akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu pagi dalam kondisi meninggal dunia.

‎Di rumah duka, para pelayat terus berdatangan.

‎Dari informasi yang diperoleh, ibadah pemakaman direncanakan akan berlangsung pada Senin (24/8/2026) pukul 10 pagi. 

RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka almarhum Kenzy Lengkong di Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (23/8/2026) sore. Kenzy Lengkong merupakan salah satu korban yang meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tuturuga Beach, wilayah Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulut.
RUMAH DUKA - Suasana di rumah duka almarhum Kenzy Lengkong di Kelurahan Pinaras, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (23/8/2026) sore. Kenzy Lengkong merupakan salah satu korban yang meninggal dunia setelah terseret ombak di Pantai Tuturuga Beach, wilayah Ranowangko II, Kecamatan Kombi, Minahasa, Sulut. (Tribun Manado)

Baca juga: Tatapan Kosong Opa Yopi, Menanti Kenzy Lengkong Pulang hingga Jenazah Ditemukan

Kronologi Jasad Kenzie Lengkong Ditemukan Tim SAR

Pencarian terhadap Kenzie Lengkong dilakukan sejak pukul 06.30 Wita.

Pencarian dilakukan oleh Kantor SAR Manado 11 personel, BPBD Minahasa 10 personel, Polsek Kombi 4 personel, Kodim Minahasa 4 personel, Pos AL Atep Oki 2 personel, Pemerintah Setempat 2 personel, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Sejumlah peralatan SAR turut dikerahkan antara lain rescue truck, rescue car, rubber boat, peralatan selam, water rescue, aqua eye, drone thermal, peralatan komunikasi, peralatan medis, serta peralatan pendukung lainnya.

"Kami melakukan pencarian di lokasi kejadian pertama, dengan menurunkan dua tim permukaan air dan bawah air atau dengan penyelaman," jelas Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng.

"Korban kemudian kami evakuasi dan kami bawa ke RS Anugerah Tomohon," katanya.

Setelah dibersihkan, korban kemudian diserahkan ke keluarga untuk di semayamkan. (pet/amg)

Baca juga: Suasana Rumah Duka Almarhum Kenzy Lengkong di Pinaras Tomohon, Pelayat Mulai Berdatangan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.