25 Pantun Menyentuh Kalbu untuk Pembuka Acara Peringatan Maulid Nabi
Cornel Dimas Satrio August 23, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM - Simak kumpulan pantun menyentuh kalbu bernuansa pantun islami yang cocok digunakan sebagai pidato pembuka acara peringatan Maulid Nabi, Minggu (23/8/2026).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada Selasa (25/8/2026).

Maulid Nabi adalah peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang dirayakan pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.

Tujuan peringatan ini untuk mengenang dan memuliakan Nabi Muhammad, meneladani akhlak dan ajarannya, serta memperkuat keimanan dan rasa cinta kepada beliau.

Kegiatan yang umum dilakukan yakni membaca Al Quran, shalawat, mengingat kembali sejarah Nabi, dan lain sebagainya.

Bagi yang ikut merayakannya, kumpulan pantun berikut cocok dipakai untuk pembuka acara Maulid Nabi.

Pantun bernuansa islami ini mengandung nasihat kehidupan sesuai nilai-nilai ajaran Islam.

Secara umum, pantun ini berisi tentang berbagai hal, mulai dari ajakan sholat, beribadah kepada Allah SWT, Al-Quran, kemuliaan agama Islam serta Nabi, dan petuah bijak untuk umat muslim.

Simak kumpulan pantun Islami yang telah dihimpun TribunKaltara.com dari berbagai sumber berikut: 

1.
Letakkan batu di bawah kelapa
Kelapa Jawa dipetik opa
Lima waktu jangan dilupa
Agar jiwa tak lagi hampa.

2.
Perut lapar meminta makan
Hanya tersisa seekor ikan
Bila sholat selalu ditegakkan
Nasib baik takkan terelakkan.

3.
Pergi jauh membawa bekal
Demi bekerja dengan giat
Orang beriman orang berakal
Tak korbankan hidup sesaat.

4.
Danau Asahan dekat gua
Ada kolam tempatnya ikan
Kepada Allah kita berdoa
Segala beban kita serahkan.

5.
Ayam bertelur jumlahnya lima
Tumbuh besar berkembang pesat
Kita hidup mesti beragama
Supaya arah tiada sesat.

Baca juga: 31 Pantun Islami Lucu, Cara Seru Ajarkan Kebaikan lewat Humor, Bagikan ke Teman

6.
Hari raya memasak ubi
Nasi masak di daun jati
Berakhlak mulia contohlah Nabi
Itulah kemuliaan yang sejati.

7.
Kain kasa diberi renda
Renda dibawa bersama obat
Selagi usia masih muda
Ayo segera lakukan tobat.

8.
Menghalau domba masuk ke kandang
Dombanya banyak, seekor yang hilang
Walau di mata dunia tidak dipandang
Moga di mata Tuhan kita orang terbilang.

9.
Jika berjumpa sapalah teman
Ucapkan salam secara sopan
Al-Quran jadi sebuah pedoman
Untuk tuntunan dalam kehidupan.

10.
Rambutnya indah, kulitnya bersih
Rumahnya berhias bunga selasih
Mari bersujud pada Sang Pengasih
Semoga kesulitan hilang tersisih.

11.
Nasi dicampur dengan bihun
Masak sedikit enak rasanya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya.

12.
Kertas koran di dalam peti
Peti terbuat dari meranti
Mari semaikan budi pekerti
Semoga berguna di akhirat nanti.

13.
Toko ditutup jualan raskin
Saat dibuka terpajang manekin
Biarlah hidup terlihat miskin
Asalkan berbuat sebaik mungkin.

14.
Kayu merah telah dipahat
Tempat kita beristirahat
Kepada Allah memohon sehat
Itulah tanda hidup manfaat.

15.
Ke Pasar Minggu tiada sempat
Karena langkah terasa berat
Hina sungguh sifat mengumpat
Dilaknat Allah dunia akhirat.

16.
Warna ungu si buah jambu
Warna hitam buah mengkudu
Kalau harimu sedang kelabu
Kepada Allah kamu mengadu.

17.
Sama-sama tetapkan iman
Supaya jangan jadi halangan
Ajal dan maut, jodoh pertemuan
Semuanya itu di tangan Tuhan.

18.
Setiap bulan mendapat gaji
Gaji untuk membeli ketupat
Rajin-rajinlah salat dan mengaji
Janganlah lupa puasa dan bayar zakat.

19.
Jangan suka memfitnah orang
Orang benci Tuhan pun murka
Jangan suka melalaikan sembahyang
Bila mati masuk neraka.

20.
Ke Baitullah di Tanah Suci
Datang ke sana minta selamat
Tuhan Allah yang Maha Suci
Jangan lupakan kuasa-Nya setiap saat.

21.
Burung terbang kancil berjalan
Angin datang badai melanda
Ulang-ulangilah ayat hafalan
Agar tersimpan di dalam dada.

22.
Pergi ke kebun tanam lengkuas
Tidak lupa menanam kucai
Ilmu Allah sangat luas
Belajar itu tak pernah usai.

23.
Saya pergi beli tembaga
Saya pakai untuk merekatkan parang
Apabila ingin masuk surga
Sering-sering mengaji dan sembahyang.

24.
Sangkuriang Dayang Sumbi
Cerita dari Sunda wiwitan
Bila jauh dari sunah nabi
Tersesat pikiran, tersesat badan.

25.
Bertemu sahabat karib
Di toko pak Yahud
Setelah penuh salat wajib
Cobalah duha dan tahajud.

(*)

(TribunKaltara.com / Cornel Dimas S.K.)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.