Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Keberhasilan dua pelajar asal Kota Bengkulu membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional atau O2SN Tingkat Nasional 2026 ternyata bukan menjadi akhir perjalanan mereka di dunia renang.
Setelah menorehkan prestasi di tingkat nasional, Aida Shafiyah Donovan dan Princess Aglo Hutabarat kini diproyeksikan untuk menghadapi ajang yang lebih besar.
Keduanya berpeluang kembali menunjukkan kemampuan dalam Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
Sekretaris Umum Akuatik Provinsi Bengkulu, Isratul Hadi, M.Pd, menyebut keberhasilan dua atlet pelajar tersebut menjadi capaian yang telah lama dinantikan oleh dunia olahraga akuatik di Bengkulu.
Menurutnya, prestasi satu medali emas dan satu medali perunggu dalam ajang O2SN Nasional 2026 menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi seluruh pihak yang selama ini terlibat dalam pembinaan olahraga renang.
"Kami dari Akuatik Provinsi Bengkulu mengucapkan terima kasih kepada ananda kami, Aglo dan Aida, yang tahun ini berhasil mencapai satu emas dan satu perunggu di O2SN tahun 2026," kata Isratul Hadi saat ditemui dalam penyambutan kedua atlet di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Minggu (23/8/2026).
Prestasi O2SN yang Sudah Lama Dinantikan
Isratul mengatakan, capaian yang diraih Aida dan Aglo menjadi sebuah kebanggaan besar bagi Akuatik Provinsi Bengkulu.
Ia menyebut prestasi tersebut merupakan impian yang telah cukup lama dinantikan, terutama dalam upaya melihat atlet-atlet muda Bengkulu mampu bersaing dan membawa pulang medali dari ajang tingkat nasional.
Menurutnya, satu medali emas dan satu medali perunggu yang dibawa pulang dari O2SN Nasional 2026 menjadi bukti bahwa atlet pelajar Bengkulu memiliki potensi untuk terus berkembang.
"Kami tentu bangga dan tentu ini impian yang sudah sangat lama sekali kita nantikan," ujarnya.
Prestasi tersebut diraih oleh dua atlet dari jenjang pendidikan yang berbeda.
Aida Shafiyah Donovan, siswi SD Negeri 19 Kota Bengkulu, berhasil meraih juara pertama dan membawa pulang medali emas pada nomor 50 meter gaya dada.
Sementara itu, Princess Aglo Hutabarat, siswi SMP Negeri 4 Kota Bengkulu, berhasil meraih juara ketiga dan membawa pulang medali perunggu dari perlombaan renang tingkat SMP.
Kedua medali tersebut kemudian dibawa pulang ke Kota Bengkulu dan disambut langsung oleh berbagai pihak di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Di tengah suasana penyambutan itu, keluarga, pihak sekolah, teman-teman, pengurus Akuatik Provinsi Bengkulu hingga unsur Pemerintah Kota Bengkulu tampak hadir memberikan apresiasi kepada dua atlet pelajar tersebut.
Masuk Pembinaan KONI Bengkulu
Prestasi di O2SN Nasional 2026 juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet yang selama ini telah dilakukan.
Isratul mengungkapkan, salah satu atlet yang berhasil meraih medali tersebut telah masuk dalam kategori pembinaan KONI Bengkulu.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulus dan dorongan bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan serta menjaga semangat berprestasi.
Menurut Isratul, keberhasilan Aglo dan Aida juga dapat menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya yang sedang menekuni cabang olahraga renang.
"Untuk ke depannya, salah satu atlet ini memang sudah masuk dalam kategori pembinaan oleh KONI Bengkulu. Selama ini, ini menjadi stimulus yang luar biasa untuk anak-anak, Aglo sendiri, termasuk Aida, begitu juga dengan anak-anak yang lain," katanya.
Desember 2026 Bidik Indonesia Open Aquatic Championship
Usai tampil di O2SN Nasional 2026, tantangan berikutnya telah menanti.
Isratul mengatakan, terdapat agenda besar yang kemungkinan akan dilalui para atlet renang Bengkulu pada akhir tahun ini.
Ajang tersebut adalah Indonesia Open Aquatic Championship atau IOAC tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada Desember 2026.
Kejuaraan tersebut menjadi salah satu peluang bagi atlet-atlet Bengkulu untuk kembali mengukur kemampuan dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah.
"Dan mereka mungkin ada event besar yang akan dilewati di bulan Desember 2026 ini, yaitu ajang Indonesia Open Aquatic Championship tingkat nasional," ujar Isratul.
Dengan adanya agenda tersebut, prestasi di O2SN Nasional 2026 diharapkan tidak membuat semangat latihan para atlet berhenti.
Justru, medali yang telah diraih menjadi modal untuk menghadapi persaingan berikutnya.