Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO – Ada yang kembali ke masa SMA, ada pula yang seakan membuka lagi kenangan lama hanya lewat sebuah lagu.
Begitulah suasana Alun-Alun Ponorogo saat Bagindas tampil dalam Konser Sekar Kinanthi Wening Daya, rangkaian perayaan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530, Sabtu (22/8/2026) malam.
Lagu-lagu yang pernah akrab di telinga masyarakat pada era 2009-an itu kembali menggema. Selain itu karya-karyanya juga banyak yang dijadikan sountrack film televisi atau lebih dikenal ftv.
Pantauan TribunJatim.com, warga larut bernyanyi, menikmati malam perayaan hari jadi bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai perjalanan singkat menyusuri kenangan yang pernah hadir bersama lagu-lagu Bagindas.
Sebanyak 10 lagu yang dibawakan oleh band yang digawangi oleh Andra (Vokal), Wendy (Bass), Ragil (drum), Feri (Gitar) pun dilafalkan dengan mereka.
Malam semakin meriah, ketika Bagindas mengubah lagu mereka yang Pop dirubah dengan remix. Bahkan di tengah-tengah juga mengajak penonton dengan Kicau Mania.
Sebelum Bagindas tampil, juga menghadirkan sejumlah penampil, mulai dari band lokal Ponorogo hingga musisi yang tengah populer.
Baca juga: Hari Jadi Ke-81, Jawa Tengah Bertabur Infrastruktur, 2.293 Km Jalan Provinsi Berstatus Mantap
Ada Marvin KDI yang membawakan lagu dangdut.
Bahkan penyanyi jebolan pencarian bakat asal Kabupaten Ponorogo ini menyanyi lagu Air Dalam Kolam, bersama Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita
Pasca Marvin KDI, ada Kajawi menjadi daya tarik bagi masyarakat yang hadir menonton.
“Kami menghadirkan musisi lokal dan grup musik yang sudah dikenal luas. Ada Bagindas,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Ponorogo Lisdyarita, Minggu (23/8/2026) dini hari .
Bunda Lisdyarita —sapaan akrab//Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita mengatakan konser tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530.
"Ada berbagai penampilan mulai dari band lokal, lalu ada Kajawi yang lagi ngetren, lalu Marvin KDI dan band yang cukup terkenal yaitu Bagindas," kata Bunda Lisdyarita.
Dimoment hari jadi ini, jelas dia, usia Kabupaten Ponorogo yang telah mencapai 530 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Perjalanan panjang tersebut tidak terlepas dari perjuangan para pendahulu serta kerja keras masyarakat Ponorogo dalam membangun daerah.
"Usia 530 bukan perjalanan yang singkat, perjuangan panjang para pendahulu serta kerja keras masyarakat Ponorogo," papar Bunda Lisdyarita.
Dia menyebut bahwa Hari Jadi Ponorogo tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan. Namun kebih dari itu, momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
Bunda Lisdyarita mengatakan Konser Sekar Kinanthi Wening Daya diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat berkumpul dan menikmati hiburan bersama.
"Malam ini kita hadir dalam konser Sekar Kinanthi Wulan Joyo, sebagai ruang kebersamaan," tambah Bunda Lisdyarita.
Salah satu warga, Arum menyatakan bahwa dirinya seolah kembali ke masa lalu. Dimana lagu-lagu Bagindas menjadi salah satu favoritnya saat melihat FTV.
Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com