Prediksi Cuaca Maritim NTT Minggu 23 Agustus 2026: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Ini
Adiana Ahmad August 23, 2026 05:19 PM

POS-KUPANG.COM - Badan Meteorologi Kimatologi dan Geofisika ( BMKG ) merilis Prediksi Cuaca Maritim NTT terbaru untuk periode 22 Agustus 2026 08:00 WITA hingga 25 Agustus 2026 08:00 WITA

Dalam rilis terbarunya, BMKG mengimbau nelayan dan para pengguna jasa transportasi laut untuk waspada terhadap gelombang tinggi hingga 4 Meter dalam periode tersebut. 

Adapun Wilayah Perairan NTT yang berpotensi gelombang tinggi hingga 4 Meter dalam periode tersebut adalah: Selat Sumba Bagian Barat, Laut Sawu, Perairan Selatan Sumba, Perairan Utara Sabu - Raijua, Perairan Selatan Sabu - Raijua.

Selain itu, ada potensi gelombang Sedang yang juga patut diwaspadai. Gelombang sedang diprediksi berpotensi terjadi di:

Baca juga: Update Prakiraan Cuaca NTT Hari Ini 23 Agustus 2026:Waspada Udara Kabur Dini Hari di Sebagian Flores

Selat Sape Bagian Selatan

Perairan Utara Flores

Selat Flores - Lamakera

Selat Pantar

Selat Alor

Perairan Selatan Flores

Perairan Selatan Alor - Pantar

Selat Sumba Bagian Timur

Selat Ombai

Perairan Utara Timor

Perairan Utara Kupang - Rote

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG NTT Minggu 23 Agustus 2026, Flores Berkabut dan Berawan

Selat Pukuafu

Perairan Selatan Timor - Rote

Perairan Taman Nasional Komodo.

Kondisi ini dipengaruhi oleh kondisi sinoptik di Perairan NTT

Berikut kondisi sinoptik Perairan NTT pada periode tersebut.

Pola angin di wilayah Nusa Tenggara Timur umumnya bergerak dari Timur Laut – Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 8 – 35 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Sape, Selat Alor, Perairan Selatan Alor, Selat Sumba, Laut Sawu, Selat Ombai, Perairan Selatan Sumba, Perairan Sabu – Raijua, Perairan Utara Timor, Perairan Utara Kupang – Rote, Selat Pukuafu, Perairan Selatan Timor - Rote, Perairan Labuan Bajo, dan Perairan Taman Nasional Komodo yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut di wilayah perairan tersebut.

BMKG mengingatkan ketinggian gelombang tersebut berisiko bagi pelayaran perahu nelayan hingga kapal penyeberangan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.