355 Maba UT Kendari Ikuti LPKBJJ, Pesan Direktur Anfas: Harus Bangga dan Percaya Diri Jalani Kuliah
Apriliana Suriyanti August 23, 2026 05:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Universitas Terbuka atau UT Kendari baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ), Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 355 mahasiswa baru (maba) yang berlangsung di sebuah hotel di Jalan Martandu Nomor 99A, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Universitas Terbuka Kendari, Anfas., S.T., MM., mengatakan, LPKBJJ ini dilaksanakan selama dua hari sejak Sabtu (22/8/2026) hingga hari ini Minggu (23/8/2026).

"Hari pertama kita Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMB) dan klinik ujian untuk mengenalkan mereka bagaimana sistem belajar di UT sampai bagaimana menghadapi ujian nanti," jelasnya saat diwawancarai TribunnewsSultra.com.

Sedangkan di hari terakhir, ratusan mahasiswa baru itu dibekali pelatihan dan keterampilan belajar jarak jauh serta workshop tugas.

Materi-materi yang diberikan antara lain strategi membaca agar lebih cepat memahami isi bacaan, menyusun perencanaan belajar, sampai dengan strategi menyelesaikan tugas dalam perkuliahan.

Baca juga: 355 Mahasiswa Baru UT Kendari Ikuti OSMB, Dibekali Pengetahuan Sistem Pembelajaran Jarak Jauh

Anfas menyebutkan, LPKBJJ ini diikuti 355 mahasiswa baru di wilayah Kota Kendari dari total 1.600 lebih mahasiswa baru.

Setelah di ibu kota Provinsi Sultra, kegiatan serupa akan dilaksanakan di beberapa daerah lain seperti Konawe, Kolaka, Muna, dan Muna Barat yang akan digabung.

Kemudian di Kota Baubau, Bombana, hingga Konawe Utara.

Sedang sisanya akan mengikuti secara online atau dalam jaringan (daring).

"Diharapkan semua mahasiswa baru kita mengikuti LPKBJJ ini sehingga mereka betul-betul siap mengikuti masa studi selama kuliah di UT," ujarnya.

Dia berpesan agar seluruh mahasiswa baru di UT Kendari menjalankan perkuliahan dengan bangga dan optimis.

Baca juga: UT Kendari Gandeng UHO Latih Peternak di Konawe Selatan Bikin Pakan Murah, Jualan Lewat TikTok

Sebab Universitas Terbuka Indonesia masuk ke dalam daftar World Mega University alias Perguruan Tinggi Terbesar di Asia.

"Sayang jika mahasiswa tidak memanfaatkan momentum di UT untuk membuktikan kompetensi mereka," kata dia.

Apalagi, mahasiswa Universitas Terbuka (UT) berasal dari berbagai latar belakang dan profesi, mulai dari mereka yang sudah bekerja hingga fresh graduate, serta yang sudah berumah tangga maupun masih lajang.

"Bahkan tadi ada yang dari Morowali, bekerja di perusahaan tambang, tetapi bisa menyisihkan waktunya untuk mengikuti kegiatan ini," ujar Anfas.

Menurutnya, hal itu menunjukkan tingginya komitmen mahasiswa dalam menjalani pendidikan.

Karena itu, mahasiswa UT didorong untuk bangga terhadap diri sendiri, percaya diri, serta mampu mengoptimalkan waktu untuk belajar.

Anfas juga menilai keberhasilan menyelesaikan pendidikan di UT nantinya tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga membawa dampak positif bagi keluarga, masyarakat, hingga negara. (*)

(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.