Susilawati Ajak Perempuan Cianjur Aktif Isi Kemerdekaan, UMKM hingga Angklung Jadi Bahasan
ferri amiril August 23, 2026 06:35 PM

 

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR – Pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, Hj Susilawati SH MKP, kembali menghangatkan pembicaraan mengenai peran perempuan dalam mengisi kemerdekaan.

Susilawati yang selama ini dikenal gigih memperjuangkan hak-hak perempuan di Kabupaten Cianjur mengingatkan kaum perempuan agar terus mengambil peran dalam pembangunan.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan temu tokoh dari berbagai profesi yang digelar di Kafe Volcano, Kabupaten Cianjur, Minggu (23/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Susilawati mendorong perempuan untuk memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan bermasyarakat, baik di bidang sosial maupun politik.

Diskusi berlangsung dinamis. Para perempuan dari berbagai latar belakang profesi terlihat antusias membahas sejauh mana peran perempuan dalam mengisi kemerdekaan di masa sekarang.

angklungsatututututu
Susilawati mengajak perempuan di Kabupaten Cianjur untuk aktif mengisi kemerdekaan melalui berbagai bidang pembangunan

Salah satu topik yang banyak mendapat perhatian yakni mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pasalnya, banyak kaum ibu di Cianjur yang ikut menopang perekonomian keluarga dengan menjalankan dan mengembangkan UMKM.

Sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur, Susilawati menyebut berbagai aspirasi yang disampaikan dalam forum tersebut menjadi masukan penting.

Aspirasi tersebut nantinya dapat disampaikan kepada dinas terkait sehingga terjadi sinkronisasi program dan kebijakan yang diharapkan memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di Cianjur.

"Masukan dari para perempuan ini tentu menjadi perhatian. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan untuk disampaikan kepada dinas terkait agar ada sinkronisasi dan manfaatnya bisa dirasakan pelaku UMKM di Cianjur," ujar Susilawati.

Tak hanya berdiskusi, kegiatan tersebut juga diisi dengan latihan angklung bersama.

Alat musik tradisional khas Jawa Barat itu menjadi bagian dari kegiatan untuk mengenalkan sekaligus menjaga nilai-nilai kearifan lokal.

Suasana pertemuan pun berlangsung semakin hangat. Para peserta tampak menikmati diskusi yang dikemas secara santai sembari mengikuti latihan angklung bersama.

Melalui kegiatan tersebut, Susilawati berharap perempuan Cianjur tidak hanya menjadi bagian dari pembangunan, tetapi juga aktif menyuarakan aspirasi serta mengambil peran dalam berbagai bidang kehidupan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.