SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Kebakaran lahan, belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.
Kawasan Gunung Bromo, dan lereng Gunung Arjuno-Gunung Welirang juga menjadi lokasi kebakaran lahan ini.
Bahkan kebakaran di lereng Arjuno-Welirang yang berasal dari Pasuruan sempat masuk ke wilayah Kota Batu, sebelum akhirnya dapat dipadamkan.
Terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kota Batu, BPBD Kota Batu telah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
Mulai dari koordinasi hingga lintas sektor, juga dengan menyiapkan peralatan pendukung, jika sewaktu-waktu terjadi Karhutla.
Baca juga: Polres Batu Bakal Panggil Terlapor yang Diduga Dalang Dugaan Penipuan Jual Beli Stan PKL Alun-alun
“Untuk peralatan kami sudah mendapat bantuan peralatan standar dari BNPB."
"Berupa mobil pikap, tandon, hingga sejumlah perlengkapan lainnya, termasuk APD juga sudah siap,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Batu, Gatot Noegroho, Minggu (23/8/2026).
Gatot menjelaskan, saat ini kondisi titik potensi kebakaran di Kota Batu relatif tidak banyak, meski beberapa hari lalu lahan di sekitar Gunung Kembar Kota Batu sempat terbakar.
Persiapan peralatan ini juga disiapkan agar jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran, sehingga dampak yang ditimbulkan tidak separah tahun 2023 lalu.
Saat itu kawasan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 237 hektar.
Penyebabnya, berdasarkan catatan kejadian faktor manusia menjadi penyebab paling dominan.
“Kalau melihat secara historis kejadian yang pernah terjadi di Kota Batu, faktor manusia memang menjadi salah satu penyebab yang perlu kami waspadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, terkait Karhutla tidak selalu bermula dari wilayah administratif Kota Batu.
Kondisi geografis kawasan hutan yang saling terhubung dengan wilayah lain memungkinkan api dari daerah sekitar merambat hingga memasuki wilayah Kota Batu, seperti tahun 2023 lalu.
Saat itu titik awalnya berada di luar Kota Batu, kemudian merambat ke kawasan di Kota Batu.
“Awalnya dari wilayah Pasuruan dan kalau tidak salah juga Kabupaten Malang. Kemudian sampai ke Kota Batu,” pungkasnya.
Baca juga: Cewek Probolinggo Diancam Akan Disebar Video Pribadinya, Pelakunya Sang Kekasih Asal Lawang Malang