Milhayati Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Cianjur Sehari Jelang Hari Ulang Tahunnya
Robertus Didik Budiawan Cahyono August 23, 2026 07:19 PM

Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Milhayati, ibu rumah tangga asal Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung turut jadi korban dalam kecelakaan beruntun di Cianjur, Jawa Barat sehari menjelang hari ulang tahunnya yang ke-51. 

Baca juga: Pelayat Masih Datangi Rumah 2 Korban Tewas Kecelakaan Cianjur meski Jasad Sudah Dimakamkan

Sesuai data yang tercatat di kartu tanda penduduk (KTP), Milhayati lahir pada 22 Agustus 1975. Sedangkan kecelakaan itu terjadi pada Jumat, 21 Agustus 2026 malam.

Saat kecelakaan terjadi, Milhayati sedang dalam perjalanan pulang dari Bandung seusai mengantar anggota keluarganya kuliah setelah mendapat beasiswa.

Selain Milhayati, korban lainnya adalah Hadori (56). Keduanya merupakan warga Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran.

Kedua warga Desa Tanjung Kerta ini merupakan korban selamat dari kecelakaan maut Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jumat (21/8/2026) malam. Kecelakaan itu mengakibatkan empat korban meninggal dunia, dua di antara korban meninggal dunia dari Desa Tanjung Kerta, Way Khilau, Pesawaran.

Insiden kecelakaan maut ini melibatkan lima kendaraan sekaligus, yaitu truk boks Isuzu, Suzuki Ertiga, Toyota Avanza, dan dua sepeda motor.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Para korban yang terlibat merupakan pengemudi dan penumpang truk, mobil dan sepeda motor. “Untuk korban meninggal, yakni pengemudi Avanza dan penumpangnya. Data yang lainnya masih kami identifikasi,” kata Ahmad Prio dikutip dari Kompas.com.

2 Korban Meninggal Kecelakaan Asal Lampung Sudah Dimakamkan

Dua korban meninggal kecelakaan di Cianjur yang berasal dari Lampung sudah dimakamkan, Sabtu (22/8/2026) malam.

Jasad keduanya dimakamkan di kampung halaman di Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.

Meskipun jenazah sudah dimakamkan, warga masih berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa pada Minggu (23/8/2026).

Kepala Desa Tanjung Kerta, Jamauddin mengatakan, warga yang berdatangan ke rumah duka terlihat sejak proses pemakaman kedua korban hingga setelah jenazah dimakamkan. "Masyarakat ramai yang ikut menyalatkan," kata Jamauddin kepada Tribun Lampung, Minggu (23/8/2026).

Menurut dia, kedua jenazah tiba di Desa Tanjung Kerta pada Sabtu (22/8/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Setibanya di rumah duka, kedua jenazah langsung disalatkan dan dimakamkan secara bersamaan.

"Langsung dimakamkan," ujarnya.

Jamauddin mengatakan, proses pemakaman berlangsung bersamaan, mulai dari salat jenazah hingga pemakaman di pemakaman umum Desa Tanjung Kerta.

"Ya alhamdulillah dari salat jenazah bareng, langsung pemakaman bareng," katanya.

Setelah jasad kedua korban dimakamkan, kondisi rumah duka masih didatangi warga untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Rencananya, malam ini warga dan keluarga juga akan menggelar takziah untuk mendoakan kedua korban.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan mengatakan kecelakaan bermula saat truk boks melaju dari arah Bogor menuju Cianjur. Saat melintasi jalur turunan panjang, truk tersebut menabrak sejumlah kendaraan.

Menurut dia, truk boks pertama kali menabrak Suzuki Ertiga. Lalu, truk menabrak dua sepeda motor yang berada di depannya sebelum akhirnya menghantam Toyota Avanza hingga kendaraan minibus itu ringsek.

Ditambahkan Ahmad Prio,  kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan itu melaju dari arah berlawanan. Kini polisi masih mendalami fakta-fakta di lapangan untuk memastikan rangkaian kejadian secara menyeluruh. 

Daftar para identitas korban yang terdapat dokumen KTP:

  1. Tri Haryanto (60) – Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.
  2. Milhayati (51)– Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
  3. Katijo (62)– Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten.
  4. Hadori (56)– Desa Tanjung Kerta, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran, Lampung.
  5. Muhamad Ridwan Alawi (22)– Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
  6. Mela Rosita Hani– Kota Depok, Jawa Barat.

(Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.