Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Personel Batalyon Infanteri (Yonif) 144/Jaya Yudha mengikuti latihan pemadaman kebakaran bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong pada Sabtu (22/8/2026).
Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan personel TNI untuk membantu penanganan kebakaran apabila terjadi di wilayah Rejang Lebong.
Dalam latihan tersebut, personel TNI mendapatkan pembekalan dan praktik terkait penanganan kebakaran dengan melibatkan petugas Damkar Rejang Lebong.
Pelatihan dilakukan untuk semakin memantapkan kemampuan personel sebelum nantinya terlibat langsung dalam membantu proses pemadaman kebakaran.
Dua Armada Damkar Bantuan Kemenhan Disiagakan
Selain menyiapkan personel, Yonif 144/Jaya Yudha juga telah memiliki dua unit mobil pemadam kebakaran bantuan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia.
Dua armada tersebut merupakan jenis fire fighter yang diberikan pemerintah pusat kepada satuan TNI sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan, lahan, maupun permukiman.
Komandan Yonif 144/Jaya Yudha, Letkol Inf Al Muttaqin, mengatakan keberadaan dua armada tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi TNI dalam membantu penanganan kebakaran.
Menurutnya, personel TNI yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu menggunakan armada tersebut secara tepat ketika dibutuhkan.
Sebanyak 10 personel TNI sebelumnya disiapkan untuk mendapatkan pelatihan pemadaman dengan melibatkan Damkar Rejang Lebong.
"Untuk personel, ada 10 orang yang sedang dilatih untuk pemadaman. Pelatihannya berkolaborasi langsung dengan Damkar Rejang Lebong," sampai Danyon.
Ia menjelaskan, latihan bersama Damkar dilakukan agar personel memiliki pemahaman mengenai teknik pemadaman dan prosedur keselamatan saat berada di lokasi kebakaran.
Dengan demikian, personel TNI tidak hanya disiapkan dari sisi jumlah, tetapi juga memiliki kemampuan dasar yang dibutuhkan ketika membantu petugas Damkar di lapangan.
"Harapan kita dalam waktu dekat, personel dan armada sudah dapat membantu jika terjadi kebakaran," jelasnya.
Diharapkan Segera Siap Membantu Pemadaman
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Rejang Lebong, Andy Ferdian, mengatakan latihan bersama tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan kesiapan personel TNI.
Menurut Andy, personel TNI dapat menjadi kekuatan tambahan ketika terjadi kebakaran yang membutuhkan dukungan personel dan armada.
"Kami berharap dengan adanya latihan bersama ini, personel TNI semakin mantap dan siap membantu pemadaman apabila terjadi kebakaran," kata Andy.
Ia juga berharap personel TNI yang telah dilatih bersama dua unit armada damkar bantuan Kemenhan tersebut dapat segera beroperasi membantu pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
Dengan kesiapan personel dan armada tersebut, penanganan kebakaran diharapkan dapat dilakukan lebih cepat, terutama ketika membutuhkan tambahan kekuatan di lapangan.
"Keberadaan armada damkar di lingkungan TNI juga menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara TNI dan Damkar Rejang Lebong dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran," pungkasnya.