Bek UNJ Ikbal Khadafi Sabet Pemain Terbaik UniLeague 2026: Dilirik Klub Pro, Tak Lupa Pendidikan
Hasiolan Eko P Gultom August 23, 2026 08:57 PM

Bek Kiri Tim UNJ Ikbal Khadafi Sabet Pemain Terbaik UniLeague 2026: Dilirik Klub Pro, Tak Lupa Pendidikan

Laporan Wartawan Tribunnews,com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjadi pesepakbola profesional adalah impian yang masih ingin dikejar Ikbal Khadafi.

Namun, pemain berusia 20 tahun itu menyadari satu hal, karier di lapangan hijau tidak selalu berjalan panjang.

Untuk itu, Ikbal memilih untuk tidak mempertaruhkan seluruh masa depannya hanya pada sepakbola.

Di sela aktivitasnya sebagai pemain, ia tetap menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Pilihan tersebut justru membawanya pada sebuah pencapaian.

Ikbal terpilih sebagai pemain terbaik Liga Universitas Coca-Cola 2026 atau UniLeague 2026 Regional Jakarta setelah membantu UNJ keluar sebagai juara.

UNJ tampil dominan sepanjang kompetisi dengan catatan 12 kemenangan dan dua hasil imbang tanpa kekalahan.

Performa impresif itu ditutup dengan kemenangan telak 16-0 atas Universitas Pakuan di Stadion PTIK, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Di balik pesta juara tersebut, terdapat kisah seorang pemain muda yang sedang berusaha menjaga dua mimpi sekaligus, menjadi pesepakbola profesional dan memiliki masa depan melalui pendidikan.

“Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan penghargaan pemain terbaik di Liga Universitas 2026 Regional Jakarta. Saya sangat senang sekali," ujar Ikbal kepada Tribunnews.

Berposisi sebagai bek kiri, Iqbal saat ini duduk di semester tiga.

Sepakbola bukan hal baru baginya. Sebelum memperkuat UNJ di UniLeague, ia sudah merasakan atmosfer kompetisi dan pembinaan pemain muda.

Ikbal Pernah Perkuat Perserang di Liga 3

Ia juga menjadi bagian dari Persija EPA U-20 pada 2025, satu angkatan dengan dua pemain yang kemudian naik ke Persija senior, Arlyansyah dan Aditya Warman.

Pengalaman tersebut membuat Ikbal memiliki gambaran tentang kerasnya persaingan untuk menjadi pesepakbola profesional.

Pada saat yang sama, pengalaman itu pula yang membuatnya semakin sadar pentingnya pendidikan.

Bagi Ikbal, sepakbola memang menjadi cita-cita.

Namun, ia memahami bahwa karier seorang pemain memiliki batas waktu dan penuh risiko, termasuk cedera yang dapat mengubah perjalanan seorang atlet.

“Menurut saya, menjadi pemain sepak bola itu tidak selalu panjang. Jadi, di UNJ saya bisa sambil kuliah dan tetap bermain sepak bola,” terangya.

Ikbal memilih Pendidikan Jasmani sebagai bidang studinya.

Pilihan itu membuat dunia pendidikan dan sepakbola dapat berjalan beriringan dalam kehidupannya.

Cita-cita menjadi pesepakbola profesional masih berada di urutan teratas.

Namun, jika suatu saat karier di lapangan tidak berjalan sesuai harapan, Ikbal ingin tetap memiliki bekal untuk melanjutkan hidup melalui dunia pendidikan.

“Misalnya, di usia 25 tahun mengalami cedera, dengan kita kuliah, kita masih memiliki latar belakang pendidikan dan bisa bekerja,” ucap Ikbal.

Kini, penghargaan sebagai pemain terbaik UniLeague 2026 menjadi tambahan motivasi bagi Iqbal untuk terus berkembang.

Apalagi, kompetisi tersebut juga membuka peluang bagi para pemain muda untuk dilirik klub melalui talent scouting.

Kesempatan itu tidak ingin dilewatkan Ikbal.

Bahkan, setelah kompetisi berakhir, sudah ada tim yang menunjukkan ketertarikan kepadanya. Salah satunya Persinga Ngawi yang bermain di Liga 3.

“Kalau saya terpilih dari tim mana pun, saya mau mencoba mengambil kesempatan tersebut. Setelah ini juga sudah ada beberapa tim dari luar yang menghubungi. Salah satunya Persinga Ngawi di Liga 3,” ungkapnya.

Meski demikian, belum ada kesepakatan yang ditandatangani.

Ikbal masih ingin mempertimbangkan kesempatan tersebut, terutama agar aktivitas sepakbola tetap bisa berjalan beriringan dengan kuliahnya.

Baginya, kesempatan bermain di level yang lebih tinggi sekaligus melanjutkan pendidikan merupakan kombinasi yang ideal.

“Saya mau mencoba karena menurut saya bisa tetap kuliah sambil bermain. Kalau memang memungkinkan, bisa mendapatkan dispensasi dari kampus. Tetapi sampai sekarang belum tanda tangan kontrak. Saya ingin mencari pengalaman terlebih dahulu,” pungkas pemain yang mengidolakan Calvin Verdonk tersebut.

 



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.