Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Seorang mahasiswa Universitas Abulyatama, Juanda (19), dilaporkan tenggelam setelah terseret arus saat mandi di kawasan wisata Lhok Keutapang, Gampong Lampageu, Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Minggu (23/8/2026).
Hingga pukul 15.50 WIB, korban yang merupakan warga Gampong Alue Naga, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, tersebut belum ditemukan. Tim SAR bersama personel kepolisian dan masyarakat masih melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Plt Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Peukan Bada Iptu Suriyatno mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian tersebut sekitar pukul 12.00 WIB dari Call Center Polresta Banda Aceh.
Menurut keterangan saksi, Juanda bersama tujuh mahasiswa lainnya sebelumnya pergi camping di kawasan Lhok Keutapang sejak Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB, empat orang, termasuk korban, mandi di laut sebelum bersiap pulang.
Saat sedang mandi, korban diketahui sudah berada cukup jauh dari rekan-rekannya. Korban kemudian terseret arus ke arah tengah laut sehingga tidak dapat dijangkau oleh teman-temannya.
“Rekan-rekan korban sempat berupaya menolong dengan melemparkan seutas tali, namun upaya tersebut tidak berhasil,” kata Supriyatno.
Tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 13.30 WIB dan langsung melakukan pencarian terhadap korban.
Dalam pencarian tersebut, Basarnas Kota Banda Aceh dibantu personel Polsek Peukan Bada serta masyarakat dan nelayan di sekitar lokasi.
Polisi juga telah mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, mendata identitas korban dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait.
Kapolsek mengimbau masyarakat dan pengunjung pantai agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di kawasan perairan, terutama ketika kondisi arus laut berpotensi membahayakan.
"Saat ini pencarian terhadap Juanda masih terus dilakukan oleh tim gabungan," pungkasnya.
Baca juga: VIDEO - Satu Korban Tenggelam di Ujong Batee Ditemukan Meninggal, Satu Masih Hilang