Berada di NTB saat Desa Sade Terbakar, Raffi Ahmad Langsung Beri Bantuan: Jangan Saling Menyalahkan
ninda iswara August 24, 2026 03:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Raffi Ahmad menceritakan pengalamannya ketika ikut membantu warga yang terdampak kebakaran di Desa Sade, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa kebakaran itu diketahui terjadi saat Raffi sedang berada di NTB untuk menjalani sejumlah agenda.

Di tengah aktivitasnya, Raffi menerima informasi mengenai kebakaran besar yang melanda kawasan Desa Sade. Desa tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu kampung adat sekaligus ikon budaya yang menjadi daya tarik NTB.

Mendengar kabar tersebut, Raffi tidak hanya memilih untuk mengetahui kondisi dari jauh. Ia kemudian menyempatkan diri datang langsung ke lokasi guna melihat keadaan warga yang terkena dampak musibah.

Kedatangan Raffi dilakukan di sela-sela rangkaian kegiatannya selama berada di Nusa Tenggara Barat. Ia ingin memastikan kondisi masyarakat sekaligus melihat secara langsung situasi yang terjadi setelah kebakaran.

Menurut Raffi, musibah yang menimpa warga Desa Sade menjadi perhatian tersendiri karena kawasan tersebut memiliki nilai budaya yang kuat. Setelah menjalankan kegiatan di lokasi kebakaran, Raffi kemudian melanjutkan agenda lainnya di NTB. Salah satu agenda yang harus dihadirinya adalah acara pernikahan Kasespri Prabowo, Rizky Irmansyah.

Raffi pun mengatur waktunya agar tetap dapat hadir dalam acara tersebut setelah meninjau lokasi kebakaran. Keputusannya mendatangi Desa Sade menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang sedang menghadapi situasi sulit. Ia memilih melihat langsung kondisi di lapangan sebelum kembali menjalankan agenda yang telah dijadwalkan.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan Raffi selama berada di NTB, di tengah kesibukannya menghadiri berbagai kegiatan.

Baca juga: Tak Hadir Akad Nikah Kasespri Prabowo, Raffi Ahmad ke Desa Sade yang Terbakar, Yenny Wahid Apresiasi

Bantuan Awal Diprioritaskan untuk Kebutuhan Pokok

Raffi mengatakan dirinya telah bertemu dengan kepala desa serta tokoh adat setempat. Dalam pertemuan tersebut, terdapat harapan agar kawasan yang terdampak kebakaran dapat kembali dibangun tanpa menghilangkan karakter dan nilai budaya Desa Sade.

Ia menyebut kebutuhan warga dalam kondisi tanggap darurat menjadi perhatian utama. Bantuan makanan dan kebutuhan pokok diberikan terlebih dahulu untuk membantu masyarakat melewati masa awal setelah bencana.

"Karena kebakaran banyak yang terutama untuk makanan sebisanya kita bantu," ujar Raffi, dikutip TribunTrends dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin (24/8/2026).

Sementara untuk tahap berikutnya, penanganan akan dilakukan setelah ada asesmen mengenai kebutuhan masyarakat yang terdampak.

"Nah, ke depan nanti baru rehabilitasi. Nah, itu nanti dilihat dulu melakukan asesmen dulu apa kebutuhan paling utama," jelasnya.

Raffi Ajak Semua Pihak Bersatu

Raffi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan solidaritas ketika berbagai wilayah Indonesia sedang menghadapi bencana.

Ia menyinggung sejumlah daerah yang juga tengah menghadapi musibah, mulai dari NTB, NTT, Kalimantan hingga Sumatera.

"Kalau dalam hal ini semuanya harus bersatu atas nama kemanusiaan, semuanya bersatu," tegas Raffi.

Menurut dia, pemerintah, pihak swasta, maupun masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing. Raffi juga mengapresiasi respons pemerintah yang dinilainya cepat dalam menghadapi situasi bencana.

"Apalagi kita ini lagi banyak musibah, ada di NTB, NTT, Kalimantan, Sumatera dan ini doa dari kita semua. Ayolah kita bersatu untuk semuanya," katanya.

Raffi pun mengingatkan agar masyarakat tidak saling menyalahkan ketika bencana terjadi. Menurutnya, hal yang paling penting adalah mencari solusi dan melakukan penanganan secepat mungkin.

"Jadi jangan apapun saling menyalahkan. Udah dalam keadaan ini kita bersatu. Itu aja," ujar Raffi.

Penanganan Bencana Dimulai dari Tanggap Darurat

Terkait penanganan warga terdampak, Raffi menjelaskan bahwa bantuan pada tahap awal biasanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar.

"Kalau tanggap darurat pasti biasanya makanan dulu, bahan kebutuhan pokok dan lain sebagainya," kata Raffi.

Setelah kondisi darurat teratasi, barulah dilakukan asesmen untuk menentukan kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan kembali.

Raffi menilai kehadiran langsung di lapangan memiliki fungsi penting sebagai penyambung informasi antara masyarakat terdampak dengan pemerintah dan pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam penanganan bencana.

Ia berharap solidaritas dari berbagai pihak dapat terus mengalir sehingga masyarakat Desa Sade yang terdampak kebakaran dapat segera kembali menjalani kehidupan dan mempertahankan warisan budaya mereka.

(TribunTrends)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.