Rencana perluasan area latihan Manchester United terancam tertunda besar di tengah peringatan ancaman terorisme serius
Dewi Rahayu August 24, 2026 04:07 AM

Rencana perluasan area latihan Manchester United terancam mengalami penundaan besar setelah muncul peringatan ancaman terorisme yang serius.

Manchester United menghadapi hambatan signifikan dalam upaya mereka memperluas tempat parkir sementara di kompleks latihan Carrington. Polisi antiterorisme menyampaikan kekhawatiran besar terkait kerentanan lokasi tersebut terhadap potensi serangan, sementara kelompok masyarakat setempat juga menentang keras pengajuan itu karena persoalan lingkungan dan keberlanjutan.

Pengajuan perencanaan awal menemui kendala besar

United ingin memperpanjang penggunaan fasilitas sementara yang semula dibangun untuk para kontraktor yang mengerjakan renovasi senilai £50 juta di kompleks latihan Carrington. Namun, rencana tersebut kini menghadapi gangguan serius.

Menurut laporan dari Inside Sport, polisi antiterorisme telah menilai proposal itu dan menemukan celah keamanan yang signifikan. Kepolisian Greater Manchester telah berkoordinasi dengan pejabat Antiterorisme dan secara resmi menghubungi dewan setempat untuk menyoroti status lokasi tersebut yang berprofil tinggi. Pihak berwenang mencatat adanya kekurangan yang jelas pada titik masuk dan keluar yang aman bagi pengunjung, sehingga mendorong intervensi kuat terkait keselamatan berkelanjutan di lokasi itu, baik untuk pemain maupun staf.

Polisi menyoroti kerentanan keamanan yang serius

Tanggapan polisi sangat tegas, dengan mengeluarkan peringatan langsung mengenai bahaya dari infrastruktur keamanan yang tidak memadai. Dalam pesan resminya, polisi menyatakan bahwa mereka "mendesak agar pengajuan ini menyediakan akses pejalan kaki yang aman dan memadai" untuk memastikan setiap pengunjung yang datang ke lokasi menjalani pemeriksaan menyeluruh.

Pihak berwenang juga secara eksplisit memperingatkan dewan mengenai kemungkinan nyata adanya "aktor jahat" yang masuk ke area latihan terbatas dengan bersembunyi di antara sekelompok pejalan kaki. Mereka secara resmi mendesak United untuk secara substansial meningkatkan langkah-langkah keamanan apabila dewan memutuskan menyetujui rencana perluasan kontroversial tersebut dalam beberapa bulan ke depan.

Warga setempat menentang pembangunan dengan keras

Situasi menjadi semakin rumit akibat penolakan besar dari komunitas lokal, yang menambah persoalan bagi United. Sebuah kelompok aksi bernama Friends of Carrington Moss mengajukan dokumen keberatan sepanjang empat halaman. Kelompok itu menyatakan mereka "sangat kecewa karena United tidak menganggap perlu untuk berkonsultasi dengan masyarakat sebelum pengajuan diserahkan" dan berpendapat bahwa permohonan tersebut bukanlah pengajuan untuk "pembangunan berkelanjutan".

Menyebut pendekatan itu sebagai "memalukan", para warga menambahkan: "Pemohon berulang kali menyatakan dalam seluruh dokumentasinya bahwa Manchester United adalah klub sepak bola kelas dunia. Jelas klub ini bukan pemimpin dunia dalam operasi yang berkelanjutan." Kelompok itu juga menuduh klub telah menebang dua pohon tua dan membersihkan seluruh vegetasi.

Menunggu keputusan akhir dewan perencanaan

United kini harus menunggu keputusan akhir dari dewan setempat terkait permintaan perpanjangan selama tiga tahun tersebut. Jika klub ingin menghindari penolakan, mereka kemungkinan harus mengajukan rancangan revisi yang benar-benar mengintegrasikan protokol antiterorisme dan menjawab keluhan lingkungan. Dengan keamanan yang jelas menjadi prioritas Kepolisian Greater Manchester, penundaan konstruksi lebih lanjut tampak sangat mungkin terjadi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.